Halaman Kantor, Sekolah Dan Perusahaan Jadi Sumber Pangan

 Halaman atau pekarangan sekeliling kantor, sekolah, pesantren dan perusahaan bila dijumlahkan secara nasional memiliki luasa yang sangat luas. Bia ini dimanfaatkan menjadi sumber pangan akan menyumbang pangan nasional. Selama ini pekarangan kebanyakan di tanami dengan tanaman hias yang tidak menghasilkan pangan. Padahal bila dihitung tanaman hias memerlukan biaya pengadaan, penanaman dan pemeliharaan rutin yang sangat besar. Bila ini dirubah, ditata dengan sebagian ditanami tanaman sumber pangan baik buah atau tanaman yang menghasilkan pangan ini akan menyumbang pangan nasional yang tidak sedikit. Dengan penggantian ini akan menambah biaya pengadaan bibit dan penanaman juga pemeliharaan tetapi ini berpotensi besar untuk menghasilkan sumber pangan.

Kantor, sekolah, pesantren dan perusahaan selalu memiliki anggaran perawatan dan kebersihan halaman pekarangan, bila ini digunakan sebagian untuk menanam tanaman yang menghasilkan pangan setidaknya bisa digunakan atau dinikmati para pegawainya. Ini menjadi tambahan asupan pangan dan gizi gratis yang sebelumnya tidak ada. Program ini bisa juga dikelola secara gotong royong 1 bulan sekali seluruh karyawan. Dengan perawatan sebulan sekali maka pertumbuhan dan produksi tanaman penghasil pangan akan terjamin.

Program pemanfaatan pekarangan ini sebenarnya sudah sering diprogramkan tetapi sering tidak berlanjut atau lestari. Ada beberapa sebab program ini gagal antara lain :

1.       High cost berbiaya tinggi. Biayanya pengadaan, pemeliharaan dibanding dengan hasilnya tidak sebanding. Biaya lebih tinggi daripada hasilnya. Maka bila program yang didanai pemerintah berhenti maka programnya tidak berlanjut.

2.       Rumit. Pengerjaan dan peralatan yang dibutuhkan banyak dan rumit

3.       Susah. Pengerjaan dan pemeliharaannya susah

4.       Tidak untung. Biaya lebih besar dari hasil. Dengan penanamn menggunakan polibag dan pot atau model fertikulture atau hidroponik yang mahal

5.       Salah memilih tanaman. Lebih banyak memilih tanaman semusim, sedikit sekali tanaman tahunan. Yang selalu perlu penanaman ulang setelah selah panen, perlu saprodi baru dan tenaga dan modal baru

 Dari penyebab kegagalan diatas perlu perbaikan agar program ini berhasil denga langkah sebagai berikut

Memilih tanaman tahunan yang memiliki karakter sebagai berikut : memiliki nilai yang tinggi, buahnya enak dan bergizi, harga jual tinggi, dibutuhkan, memiliki kanopi yang bagus sebagai pelindung sekaligus indah dipandang. Ditanam langsung ditanah agar lebih mudah dan murah sekaligus memudahkan pemeliharaan. Tanam langsung bisa memudahkan tanaman tumbuh dan berproduksi maksimal

Kebun Terbaik Dalam Al-Qur'an

 Kebun terbaik ada dalam kisah dalam surat Al Kahfi. Ada beberapa kisah kebun dalam Al Qur'an di surat Saba' ada kebun terbaik Namaun di surat Al Kahfi kebunnya lebih detail, dikisahkan jenis tanamannya dan pola penataan dan penanamannya. 

Kebun ini dikelilingi oleh pohon kurma, ditengahnya ada anggur, diselanya masih ada tanaman. Dari pemilihan jenis tanaman saja istimewa, nilai jualnya tinggi, sekali tanam bisa puluhan tahun bisa berproduksi tanpa menanam kembali. Kurma memiliki nilai jual yang tinggi, nutrisinya sangat baik, rasanya enak manis, memiliki banyak manfaat. Selain buahnya kurma juga dimanfaatkan batangnya, pelepahnya dan daun nya 

Belajar Menjadi Pemimpin Yang Peduli Dari Semut

 Suatu hari Nabi Sulaiman As membawa pasukan akan melintas pada suatu tempat. Seekor pemimpin semut melihat pasukan Nabi Sulaiman kemudian menyeru rakyatnya wahai para semut semut masuklah kalian pada lubang lubang persembunyian kalian, sesungguhnya pasukan Nabi Sulaiman akan melewati tempat ini, aku khawatir mereka menginjakmu tanpa mereka sadari. Ketika pemimpin semut melihat ancaman bahaya kematian yang akan menimpa rakyatnya dia segera gerak cepat mengambil keputusan untuk menyelamatkan rakyatnya. Segera memerintahkan rakyatnya segera masuk ketempat persembunyian mereka atau mengungsi ke tempat yang aman. 

Sungguh luar biasa pelajaran dari pemimpin semut ini. Begitu peka, begitu perhatian begitu sayang kepada rakyatnya. Pemimpin semut tidak ingin rakyatnya menderita bahkan binasa.

Cacing Untuk Mengolah Limbah Pertanian dan Peternakan

Limbah pertanian dan peternakan bila tidak diolah dengan baik dapat menimbulkan masalah bagi pertanian dan peternakan serta masalah lingkungan. limbah pertanian dan peternakan dapat dijadikan media dan pakan bagi cacing. Cacing Lumbricus rubelus (Rl) salah satu cacing yang bisa kita gunakan untuk mengolah limbah pertanian dan peternakan. Cacing dalam sehari semalam dapat makan seberat badannya.

Limbah pertanian bisa dicampur dengan limbah peternakan untuk media dan pakan cacing. Bisa juga bahan tersebut dipisah. Lokasi budidaya cacing bisa di dalam kandang, diluar kandang maupun di lahan. Sisa kotoran cacing menjadi pupuk yang baik bagi tanaman. Cacing dapat digunakan sebagai pakan ternak, bahan obat dan kosmetik.

Rumput Untuk Pakan Ayam, Itik, Entok, Angsa dan Unggas Lainnya

 Rumput sangat mudah tumbuh disekitar kita. Rumput memiliki potensi untuk dijadikan pakan ternak unggas; ayam, itik, entok, angsa. Rumput yang menjadi gulma pengganggu bagi tanaman bila di kelola dengan baik bisa menjadi pakan ternak. Hal ini akan menjadi solusi pengendalian gulma dan sumber pakan bagi unggas.

Rumput muda lebih bagus tingkat kecernaan dan nutrisinya. Rumput yang sudah berbunga dan berbuah juga bagus untuk pakan unggas karena bunga dan buahnya memiliki kandungan nutrisi yang baik. Rumput mengandung karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang dibutuhkan unggas. Tidak semua rumput disukai unggas. Dan tidak semua rumput dapat diberikan ke unggas karena beracun. 

Rumput bisa diambil semuanya tanpa dipilih dan diberikan pada unggas. Unggas akan memilih rumput yang disukainya. Rumput yang tidak dimakan dan sisa yang dimakan bisa dibiarkan di kandang untuk menjadi alas kandang. Sebelum diberikan rumput bisa di copper agar mudah diberikan pada ternak unggas. Pemberian bisa dilakukan terpisah atau dicampur dengan pakan lain.

Beternak Didalam Kebun Buah

 Beternak dan berkebun biasanya dilakukan secara terpisah namun bagaimana kalau keduanya digabung? Tidak ada yang tidak mungkin. Bahkan bila dikelola dengan baik pola integrasi keduanya bisa jadi menghasilkan hasil yang lebih baik dan saling melengkapi. Ada beberapa contoh penggabungan antar beternak dan berkebun yaitu

1. Sawit dan sapi

2. Sawit dan ayam

3. Sawit dan itik dan entok

4. Kurma, ayam, itik, angsa

5. Padi dan itik

6. Tanaman buah dan ayam

7. Tanaman buah, cacing, kambing, ayam, entok dan itik serta kolam ikan

8. Mina Padi

9. Padi dan udang

10. Padi dan belut

11. Buah Tin, itik, entok dan angsa

Belajar Ternak Pada Nabi Musa

 Allah SWT berfirman dalam QS 20 : 17-18

وَمَا تِلْكَ بِيَمِيْنِكَ يٰمُوْسٰى 

"Dan apakah yang ada di tangan kananmu, wahai Musa? "

قَالَ هِيَ عَصَايَۚ اَتَوَكَّؤُا عَلَيْهَا وَاَهُشُّ بِهَا عَلٰى غَنَمِيْ وَلِيَ فِيْهَا مَاٰرِبُ اُخْرٰى 

Dia (Musa) berkata, "Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain."

Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi orang yang beriman. Dalam Al-Qur'an juga ada petunjuk dalam beternak. Salah satunya adalah ayat di atas. Musa menggembala kambing, dengan tongkatnya Nabi Musa merontokkan daun daun untuk kambingnya. Bukankah ketika digembalakan kambing sudah tercukupi kebutuhan rumputnya? Nah inilah pelajaran pentingnya. Ada beberapa pelajaran penting yang dapat kita ambil dari ayat ini.

1. Daun daunan yang tidak dapat dijangkau oleh kambing biasanya memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dari rumput. Daun daunan lebih mudah dicerna, memiliki serat kasar lebih rendah, TDN yang lebih tinggi dari rumput.

2. Dengan dirontokkan dengan tongkat tentu lebih memudahkan kambing memakannya. Kambing menjadi lebih kenyang. 

3. Menggembala adalah cara yang mudah dan paling efisien dalam memelihara ternak. Maka didaerah yang masih memungkinkan untuk menggembala, menggembala ternak adalah cara terbaik untuk memelihara budidaya ternak.

4. Kepedulian, kasih sayang terhadap hewan. Ayat ini mengajarkan pada kita betapa peduli dan kasih sayangnya nabi Musa terhadap kambingnya. Kecukupan makanan, kandungan gizi dan kemudahan kambingnya makan menjadi perhatian Nabi Musa. Tidak ada kambing yang minta dirontokkan daun daun. Tanpa diminta sebagai seorang penggembala kambing tahu dan memahami kebutuhan kambingnya.

5. Tanggung jawab terhadap ternak kambing yang digembalakan. Kambing tidak dibiarkan saja mencari makan sendiri seenaknya dan sedapatnya. Tapi penggembala bertanggung jawab atas kecukupan jumlah makanan dan kualitas nutrisi makanan kambingnya.

6. Pelajaran kepemimpinan dari penggembala kambing. Seorang pemimpin harus memiliki kepekaan, kepedulian, kasih sayang dan tanggung jawab terhadap amanah rakyatnya. Baik diminta atau tidak pemimpin harus memiliki kepekaan terhadap kebutuhan rakyatnya. Berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya. Memiliki kasih sayang kepada rakyatnya yang bukan saudaranya. Berusaha bertanggung jawab atas amanah kepemimpinan yang di embannya. Kambing saja disayangi apalagi kamu😍

7. Dengan Kuasa Allah tongkat yang biasa yang digunakan untuk bertumpu dan merontokkan daun daun untuk makanan kambing bisa menjadi ular besar yang memakan ular ular hasil tipu daya tukang/ahli sihir atas Izin Allah. Dengan itu pula tukang sihir mendapatkan hidayah dan beriman. Dengan tongkat itu pula menjadi sebab terbelahnya lautan atas izin dan kuasa Allah. Dengan itu pula ditenggelamkan Fir'aun dan bala tentaranya serta diselamatkan Nabi Musa dan kaumnya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu 

Belajar Dari Negeri Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur, Negeri Saba

 Negeri yang makmur, diberkahi menjadi idaman bagi setiap orang untuk tinggal didalamnya. Keamanan, kenyamanan, kecukupan makanan, keindahan yang ada dalam Negeri yang diberkahi menjadi kenikmatan dari Allah yang selalu harus disyukuri. Itulah yang akan kita pelajari dan tadabburi dari kisah Negeri Saba' yang diberkahi yang disebutkan dalam Al-Qur'an.

Kisah Negeri Saba' adalah tanda-tanda kebesaran Allah yang dapat meningkatkan keimanan kita yang banyak terdapat ibroh, pelajaran dan petunjuk bagi kita. 

Allah SWT berfirman dalam QS 34 : 15

لَقَدْ كَانَ لِسَبَاٍ فِيْ مَسْكَنِهِمْ اٰيَةٌ  ۚجَنَّتٰنِ عَنْ يَّمِيْنٍ وَّشِمَالٍ ەۗ كُلُوْا مِنْ رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوْا لَهٗ  ۗبَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَّرَبٌّ غَفُوْرٌ

Terjemah Kemenag RI: 

Sungguh, bagi kaum Saba' ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri, (kepada mereka dikatakan), "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun."

Sumber: https://elevendream.com/quran

Allah berfirman bahwa ada tanda-tanda kebesaran Allah dari Negeri Saba' yaitu dua buah kebun disebelah kanan dan kirinya. Ketika kita tadabburi ayat ini sungguh luar biasa negeri yang ada kebun dikiri dan kanannya yang bisa dimakan karena ayat setelahnya adalah perintah "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. Di Negara maju termasuk di negara kita belum ada yang seperti ini, mungkin masih ada kebun dan tanaman di kiri dan kanannya tapi tidak semua bisa dimakan. Maka pantas jika negeri Saba' menjadi tanda tanda kebesaran Allah, sesuatu yang luar biasa mukjizat. Di Saba' memetik buah cukup membawa wadah diatas kepala dan berjalan dibawah pohon buah dan buah berjatuhan sendiri hingga penuh. Ketika orang berkutu masuk dalam Negeri saba maka akan rontok kutu kutunya. 

Sudah seharusnya negeri Saba kita jadikan contoh teladan pengelolaan negeri untuk membuat kebun kebun yang lebat dan produktif. Sehingga negeri kita makmur masyarakatnya tercukupi kebutuhannya terutama kebutuhan makanannya, masyarakat sejahtera. Masyarakat juga harus bersyukur atas semua rahmat yang telah Allah curahkan kepada kita.

 

Mengingkari nikmat Allah bahkan kafir kepada Allah menjadi bencana bagi masyarakat suatu negeri sebagaimana Negeri Saba yang tidak beryukur atas nikmat Allah yang tercurah kepada mereka bahkan mereka kafir kepada Allah. Maka Allah mendatangkan azab pada Negeri Saba' dengan jebolnya bendungan sehingga menjadi banjir bandang yang melanda Negeri Saba. Akibat banjir bandang tersebut Negeri Saba' yang sebelumnya subur makmur menjadi gersang, hanya ditumbuhi tanaman berduri dan pahit rasanya seperti cemara dan seperti bidara. yang akhirnya tidak layak dan nyaman di tinggali. Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah Negeri Saba'

Baiti Jannati Rumahku Surgaku

 Rumahku surgaku ungkapan terbaik untuk menggambarkan keindahan, kebahagiaan dan ketenangan dalam rumah kita. Rumah yang menyejukkan, menghadirkan kegembiraan dan kesenangan. Rumah yang selalu didambakan membuat nyaman dan betah berlama-lama dirumah dan ketika pergi menimbulkan kerinduan untuk segera pulang. Begitu berat meninggalkan karena begitu membahagiakan. Rumah yang indah, dikelilingi dengan taman-taman bunga yang indah dan juga tanaman buah yang indah, lebat buahnya dan lezat rasanya serta mudah memetiknya. Dibawahnya mengalir sungai-sungai yang jernih airnya dipenuhi ikan warna warni yang berenang kian kemari. Wajah wajah yang berseri, senyuman manis para penghuninya cermin kebahagiaan yang dirasakannya. Bahasa penghuninya bahasa yang menyejukkan, sopan santun dan kata kata selamat, tiada kata kasar dan menyakitkan. 

Menghadirkan surga dalam rumah kita

Taman surga

 Taman surga berisi tanaman yang rindang dan lebat seta menghasilkan buah beraneka macam dan lezat rasanya. Kita buat taman rumah kita dengan bermacam buah yang rindang, lebat buahnya dan lezat rasanya serta mudah memetiknya. Tidak baik rumah yang menutup semua tanah dengan lantai keramik, cor semen dll, tidak ada resapan dan taman. Rumah rumah muslim sudah seharusnya memiliki taman di rumahnya masing masing. Seperti rumah rumah di surga yang dilengkapi taman taman buah. Seperti muslim pendahulu kita, terbukti dengan jumlah taman sama dengan jumlah rumah di Andalusia.

Sungai-sungai yang mengalir dibawahnya

Surga dijelaskan dalam alquran mengalir dibawahnya sungai sungai, yang airnya bisa diminum, ada yang air madu dan susu. Dalam taman rumah kita dilengkapi dengan air yang mengalir. Ini bisa kita lakukan dengan pengelolaan air yang baik. Mulai kita menampung berkah dari langit berupa hujan, menyimpannya dan menggunakannya dengan sebaik baiknya untuk kebutuhan kita, tanaman dan ternak.

Menampung berkah dari langit berupa hujan

Sudah seharusnya berkah yang Allah turunkan dari langit kita terima dengan senang hati, menampungnya dan menggunakan sebaik baiknya. Ini adalah sebagai bentuk kesyukuran kita atas berkah yang Allah curahkan kepada kita, bila kita bersyukur maka Allah akan melipatgandakannya. Curah hujan di Indonesia termasuk cukup tinggi, ini adalah peluang besar untuk pemanfaatan maksimal air hujan untuk kebutuhan kita. Sebaliknya ketika kita mengomel, menyesali dan mengeluh atas turunnya berkah dari langit berupa hujan maka bisa jadi bencana. Ketika hujan kita biarkan dia segera pergi, tidak kita tampung manfaatkan dirumah kita itu bisa menjadi bencana, ketika musim hujan banjir dan ketika kemarau kekeringan kekurangan air.

Menampung air hujan bisa dilakukan dengan mendesain atap rumah kita sebagai pengumpul air hujan kemudian kita kumpulkan dengan menggunakan talang air atau paralon kemudian kita salurkan ke bak penampungan. Selama ini sebagian orang khawatir menampung air hujan malah menjadi masalah seperti tempat berkembangnya nyamuk atau yang lain. Padahal air hujan memeiliki banyak manfaaat. Bak penampung air bisa kita buat dari beton, bak plastik, viber atau terpal. Ukuran dan desain bisa kita sesuaikan dengan selera dan anggaran yang kita punya. Agar aman kita lengkapi dengan penyaring yang bagus. Agar aman dari nyamuk bisa kita pelihara ikan kecil seperti ikan cupang, wader, ikan hias yang kecil dll. 

Pemanfaatan berkah dari langit berupa hujan

Air minum

Air hujan dapat kia gunakan untuk air minum dengan cara kita saring kemudian kita rebus ataupun kita olah dengan cara lain misalnya dengan sinar uv, dan elektrolisasi. Air hujan adalah air suci dan mensucikan yang bersih dan bisa kita jadikan untuk minum dan masak

Air untuk MCK

Air  hujan bisa digunakan untuk mandi, mencuci dan kebutuhan toilet, Kebutuhan keluarga akan air untuk mandi, mencuci dan keperluan toilet sangat besar. Bila kita menggunakan air hujan untuk kebutuhan tersebut bisa mengurangi pengeluaran kita dari tagihan air maupun listrik untu pompa air.

Air untuk kolam ikan dan minum ternak serta menyiram tanaman

Air hujan bisa kita gunakan untuk kolam untuk memelihara ikan dan memberi minum ternak. Kolam ikan dirumah kita ketika ditata dan dikelola dengan baik selain menghasilkan sumber makanan, sumber penghasilkan uang juga memperindah rumah kita. Melihat kolam ikan yang dipenuhi dengan ikan yang berwarna warni berenang kesana kemari menambah kebahagian kita. Air hujan sangat bagus untuk menyiram tanaman. Bisa juga kita ambil dari kolam ikan yang mengguanakan air hujan. 

Kelebihan air hujan yang lebih dari kebutuhan dan kapasitas penyimpanan kita bisa salurkan ke sumur resapan. Resapan air ini juga dapat menambah debit air sumur dirumah kita dan tetangga kita. Pengelolaan air hujan yang baik bisa memberikan multi manfaat dan multi player efek. Perngelolaan air hujan yang baik dirumah kita bisa mengurangi kemungkinan bahaya banjir. Kita sudah ikut berusaha mencegah banjir di rumah kita.

Memulai Bertani dan Beternak dengan Iqra' Bismirabbikalladzii Khalaq

Awali dengan niat yang ikhlas karena Allah. Menanam berarti melaksanakan perintah Allah untuk memakmurkan bumi. Setiap amal tergantung niatnya. Mengawalinya dengan ikhlas karena Allah, melaksanakan perintah Nya memakmurkan bumi, dan mengharapkan ridho dari Allah. Niat yang benar sangat menentukan keberhasilan usaha kita. Kita akan lebih bersemangat berusaha maksimal karena tidak hanya panen buah yang diharapkan tapi juga panen pahala dan surga yang telah dijanjikan Allah. 


Niat yang benar juga membuat kita lebih sabar atas beratnya usaha merawat hingga memanen hasilnya. Kalaupun gagal panen maka usaha kita tetap bernilai, panen sebelum panen. Apa yang kita tanam kemudian dimakan manusia, hewan dan burung maka jadi sedekah bagi kita. Perumpamaan sedekah seperti satu biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai, masing masing 100 biji. 1 jadi 700. 


Awali dengan belajar ilmu yang benar sesuai petunjuk Allah Swt. (Al-`Alaq):1 - Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Ilmu yang tidak benar membuat kita merasa memakmurkan bumi, memperbaiki bumi, tidak membuat kerusakan di bumi tetapi ternyata kita termasuk orang yang membuat kerusakan di bumi tanpa kita sadari. Bertani tapi justru merusak bumi. Semoga kita tidak termasuk golongan manusia yang membuat kerusakan di bumi

Tumpang Sari Padi dengan Tanaman Buah dan Tanaman Lainnya


Tumpang sari padi dengan tanaman buah dan tanaman lainnya. Pemanfaatan pematang untuk tanaman pangan atau pakan. Dengan pola ini petani bisa panen padi, buah, pakan ternak. Bila salah satu gagal panen kita masih ada panen komoditi lain. 
Dengan adanya tanaman tahunan sawah selalu ada tanaman yang menghasilkan dan tidak perlu menanam setiap musim. Dengan variasi tanaman ditahan pertanian maka akan menghasilkan hasil lebih banyak. 

Adanya tanaman pakan di pematang sawah, menjamin ketersediaan pakan yang cukup dan terjamin kualitas untuk ternak. Dengan begitu tercipta pola integrasi tanaman dan ternak. Perkembangan ternak juga bisa lebih baik dengan pola ini.
Dengan pola ini kita tidak hanya panen padi, tapi juga panen buah, pepaya, pisang, kelapa, nangka, cengkeh, dan hijauan pakan ternak.

Teknologi ini sudah banyak diterapkan petani. namun jarang yang diterapkan pada semua pematang. Petani beralasan tanaman di pematang akan mengurangi hasil padi karena berkurangnya intensitas cahaya matahari dan perebutan hara. Memang tidak salah tapi kekurangan hasil di padi akan ditutupi bahkan diuntungkan dengan adanya panen buah dari pematang. Yang bisa jadi jauh lebih besar dari panen padi sehektar monokultur. 

Tumpangsari padi dan buah di pematangnya juga akan menjamin lahan akan selalu hijau, sejuk, walaupun pada musim kemarau. Juga berfungsi koservasi lahan dan air. Adanya pohon buah juga menjadi sarang burung predator hama padi. 

Kalau kita petani panas pada siang hari bisa berteduh di bawah pohon buah sambil makan buahnya. Suasana ini juga sangat mahal. Kan petani juga berhak bahagia, bernaung, beristirahat santai di bawah pohon buah yang rindang. Bukankah salah satu nikmat surga adalah naungan dari pohon yang rindang dan juga buah buahan

Cara Memulai Usaha Kambing

Ada pertanyaan dari calon peternak, bagaimana cara ternak kambing? Mulai dari mana? Kandangnya seperti apa, pakannya gimana? Modalnya dari mana?
Lewat tulisan ini saya akan menjelaskan cara beternak kambing sesuai apa yang saya pelajari dan pengalaman beternak selama ini.

1 Mulai dari mana?
Anda bisa mulai dari yang sederhana dahulu. Buat kandangnya terserah modelnya, sesuai jumlah kambing dan dana yang dipunyai. Kandang akan saya bahas khusus ya. Setelah kandang jadi beli kambingnya. Cari pakannya, atau tanam sebelum kambing di beli. Sudah selesai, gampang kan?? Singkat banget ya? Ok akan saya bahas lebih detail. Silahkan sambil diminum dan dimakan cemilannya, kalau belum ada beli dulu,  he..he..

2. Kandang

Kandang ada dua model; kandang tanah dan kandang panggung.

Kandang tanah

Kandang tanah sudah digunakan sejak jaman dahulu kala. Kandang ini sederhana, murah dan mudah membuatnya. Dengan teknik pembuatan yang benar kandang tanah, kambing lebih lincah, sehat, dan aman dari kecelakaan, kejepit misalnya, juga kurang bau kandangnya. Kandang tanah telah terbukti efektif dan sukses dari dahulu hingga sekarang. Dari jumlah sedikit sampai ribuan ekor bisa menggunakan kandang tanah. Kalau tidak percaya lihat kisah pengembala jaman dahulu, baca siroh Nabi, Sahabat dan Al Quran. Lihat juga peternak kambing jaman sekarang di dalam dan luar negeri. Banyak dari mereka yang menggunakan kandang tanah
 Cara membuatnya
Anda bisa membuat dinding bisa sekaigus pagar dengan kayu, bambu atau bahan lain yang ada. Tinggikan tanah lantai kandang agar air tidak tergenang didalam kandang. Buat saluran keliling kandang. Buat atap kandang dari daun, terpal, seng atau asbes. Masing masing bahan atap kandang punya keunggulan dan kekurangan. Buat tempat pakan.

Kalau mau dipisahkan buat setidaknya 3 ruang; ruang pertama yaitu ruang induk bunting tua, melahirkan, menyusui. Ruang kedua untuk jantan terpilih, induk dan dara siap kawin. Ruang ketiga yaitu ruang khusus untuk pejantan lepas sapih. Bila anda memiliki lahan yang luas bisa juga di satukan. Pejantan afkir saja yang dipisahkan. Anda bisa menggunakan alas kandang berupa jerami kering, rumput kering, atau serbuk gergaji.
Silahkan pilih material dan model kandang yang sesuai selera dan dana yang dipunya dengan mempertimbngkan jumlah kambing dan kesehatan kambing.

Kandang pamggung

Kandang panggung banyak digunakan peternak kambing sekarang, kandang lebih praktis, mudah membersihkan, lebih kering, bisa di lahan sempit.
Cara pembuatan
Bahan kandang bisa dari kayu atau bambu. Namun bila ada dana sebaiknya anda menggunakan kayu reng atau kasi setidaknya untuk lantainya. Karena menurut pengalaman saya lantai dari bambu sering mengakibatkan kecelakaan, seperti terjepit. Bisa juga pakai lantai plastikbuatan pabrik. Untuk dinding, rangka, tiang bisa dengan kayu atau bambu. Buat wadah pakan sesuai jumlah kambing dan kebutuhan pakannya.

Tinggi lantai kandang dari tanah minimal 50-100 cm. Ada yang membuat lebih dari itu. Yang penting jangan menutup semua dinding karena akan menghambat sirkulasi udara.

Ok sudah

Solusi Kekeringan, Banjir dan Kemiskinan di Ponorogo

Untukmu Ponorogo
Oleh Supriyadi


Ponorogo Kota Reog karena seni reognya yang terkenal hingga ada festifal reog Indonesia setiap tahun pada bulan Muharam. Ponorogo kota santri karena banyak pesantren di Ponorogo, Pondok Modern Gontor, Pesantren Ar Risalah, Pesantren Darul Huda Mayak, Pesantren Wali Songo Ngabar, Pesantren Tegal Sari, Pesantren Putri Al Mawaddah, Pesantren Al-Iman, Pesantren Darul Fikri, Darut Taqwa, Qurrota A'yun, Al Hasan dan masih banyak yang lainnya. Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro pernah nyantri di Ponorogo. Hidayat Nurwahid mantan Ketua MPR juga pernah nyantri di Ponorogo.

Akhir-akhir ini Ponorogo juga di kenal karena adanya musibah kekeringan, banjir dan kemiskinan. Nampaknya selalu ada musibah ini tiap tahun. Sebagai warga Ponorogo yang lahir dan besar di Ponorogo izinkan saya memberikan usulan untuk masyarakat dan Pemerintah Ponorogo melalui tulisan ini. Menurut saya ada beberapa solusi untuk beberapa masalah yaitu kekeringan, banjir dan kemiskinan.

Solusi kita awali dari rumah kita

Masalah ini sebenarnya diawali dari rumah kita. Lihat rumah kita apakah semua bersih karena di cor atau dikeramik? Kemana air hujan mengalir keselokan atau ke dalam tanah kita? Adakah tanaman dirumah kita? Kalau ada tanaman,  dipot atau ditanam langsung ditanah? Adakah berbuah?  Enak dimakan?

Kalau jawabannya : rumah kita bersih karena semua di plester, di cor atau dikeramik maka ketika hujan turun air akan langsung mengalir ke selokan, tidak meresap ke tanah, kemudian ke sungai kalau semua, sebagian besar rumah seperti ini maka akan menambah debit air sungai, kalau sungai tidak bisa menampung maka terjadi banjir.

Kalau jawaban selanjutnya, rumah kita tidak ada tanaman karena semua sudah di tutup plaster atau di keramik. Kalaupun ada tanaman ada di dalam pot. Tanaman yang ada hanya untuk hiasan tidak bisa dimakan dan tidak bisa jadi pakan ternak. Maka ini salah satu sebab juga, rumah jadi panas tidak ada peneduh, tidak ada air meresap, tidak ada makanan dari tanaman yang ada, tidak ada penghasilan dari sekeliling rumah kita dari tanaman.

Kalau tidak ada resapan air hujan trus dari mana sumber air sumur? Dari septic tank WC rumahmu dan dari septic tank WC tetangga

Trus kudu piye? Solusine opo?

Pembuatan biopori atau sumur resapan, kolam ikan dengan dasar tanah disetiap rumah bisa jadi solusi. Memanen air hujan, menampung, mengalirkan ke sumur resapan atau bio pori dan meresapkan sebanyak mungkin ditanah rumah kita jadi solusi kekeringan dan banjir. Jangan biarkan air hujan mengalir cepat keselokan dan sungai. Air hujan yang banyak kita panen pada musim penghujan bisa kita gunakan untuk menanam, memelihara ikan atau kebutuhan rumah kita.

Hujan adalah berkah yang Allah turunkan dari langit. Harus kita syukuri, gunakan sebaik-baiknya, jangan diingkari atau disiakan atau dibiarkan, bahkan di omeli, dikeluhkan hingga menjadi azab bencana banjir.

Menanam Tanaman buah yang bisa dimakan di sekeliling rumah. Tanam tanaman yang bisa dimakan atau dijadikan pakan ternak kita di sekeliling rumah. Adanya tanaman di sekeliling rumah kita bisa jadi tanda adanya keberkahan rumah kita. Lihat kisah Negeri Saba yang diberkahi Baldatun Toyyibatun wa Robbun Gofur. Yang di kanan kirinya ada kebun kebun berisi tanaman yang bisa di makan.  Bila rumah kita dikelilingi tanaman yang berbuah yang bisa dimakan, bisa dimakan ternak hewan dan burung semoga saja rumah kita termasuk rumah yang diberkahi.

Tapi sebaliknya bila rumah kita tidak ada satupun tanaman dirumah kita atau kalaupun ada anya hiasan yang tidak bisa dimakan manusia, hewan atau burung, bisa jadi rumah kita tidak diberkahi. seperti kisah Negeri Saba ketika ingkar, kufur nikmat maka datang banjir, kemudian negeri itu di tumbuhi tanaman berduri yang tidak enak dimakan.

Segera tanami sekeliling rumah kita, kiri kanan jalan komplek kita, sekeliling masjid, sekolah tempat umum dan sekeling kantor kita dengan tanaman yang enak bisa dimakan atau bisa untuk pakan ternak. Ganti tanaman yang kurang manfaatnya dengan  tanaman yang enak bisa dimakan atau bisa untuk pakan ternak.

Kalau nanti panen terus dicuri orang, dipetik orang, dimakan kambing, codot kelelawar piye?
Baru mau nanam sudah pelit, coba simak yang dibawah ini

Ada sebuah hadist yang isinya: apasaja yang kamu tanam kemudian dimakan manusia, hewan dan burung maka menjadi sedekah bagimu

Perumpamaan orang yang bersedekah seperti sebutir biji yang tumbuh jadi tujuh tangkai setiap tangkai berisi seratus biji. Satu jadi 700

Kalau setiap rumah melakukannya di Ponorogo insya Allah kekeringan dan banjir akan berkurang. Panen buah disekeliling rumah bisa menambah pangan, pendapatan atau bisa menjadi pakan ternak kita. Ini langkah yang bisa dilakukan dirumah masing masing.

Memanfaatkan berkah dari langit berupa air hujan 

Ketika berkah turun dari langit berupa hujan kita menanam biji bijian dan tanam-tanaman. Maka Allah akan menumbuhkan dengan air hujan itu biji bijian dan tanam-tanaman. Kebun kebun yang lebat Jannatun alfafa. Kurma,  anggur, zaitun, tin, pisang ,  buah buahan dan biji bijian, juga rerumputan. Itu semua untuk kesenanganmu dan untuk hewan ternakmu, untuk manusia, untuk kita semua.

Ketika hujan turun kita ngapain?  Nonton, mengeluh, kebanjiran, atau menanam? Bisakah apa yang kita tanam dimakan manusia, hewan atau burung?

Mari kita tanam tanaman yang bermanfaat bernilai tinggi tanaman yang enak bisa dimakan atau bisa untuk pakan ternak. Sehingga satu saat nanti Ponorogo berlimpah buah buahan, makanan dan pakan ternak, hinga hidup kita sejah tera.

Solusi selanjutnya;

Perbaiki pola pertanian di Ponorogo

Pola monokulture tanaman semusim menjadi salah satu penyebab kekeringan dan kemiskinan bagi petani. Hamparan padi sejauh mata memandang, hamparan tebu, jagung, kedelai sudah biasa tampak di Ponorogo. Dimana salahnya? Dulu saya menganggap ini biasa saja. Tetapi setelah lama belajar maka ini masalah. Lihat ketika musim kemarau. Lahan yang sebelumnya hijau dengan padi, jagung kedelai jadi gersang, kering, tandus dan retak retak karena kekeringan. Tapi disisi lain masih ada tanaman buah yang masih hijau dan berbuah.

Tumpangsari tanaman Buah tahunan bernilai tinggi pada lahan sawah dan ladang di Ponorogo bisa jadi solusi kekeringan dan Pengentasan kemiskinan petani. Tanaman buah tahunan memiliki daya serap air dan daya simpan air yang lebih baik daritanaman semusin. Panen buah setahun sekali atau dua kali setahun dapat menambah pendapatan petani dari lahan yang sama. 

Beternak

Beternak unggas ayam, kalkun, itik , domba, kambing, sapi untuk sumber pupuk, sumber protein, jadi tabungan, sumber penghasilan. Beternak akan mendukung kemajuan pertanian. Menghijaukan Ponorogo dengan tanaman yang bisa dimakan dan atau menjadi pakan

Sekian dulu, Bersambung Insya Allah. semoga bisa bahas ditail tentang ternak, peran pemerintah dan dunia pendidikan



Prospek Budidaya Alpukat

Alpukat adalah salah satu buah yang sudah sangat populer terutama untuk dibuat jus. Di rumah makan atau cafe jus alpukat salah satu menu minuman faforit bagi pengunjung. Kelezatan rasa buah alpukat dan kandungan gizi yang baik menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemarnya. Buah alpukat juga dijadikan bahan kosmetik.

Selain dijadikan buah yang langsung dikonsumsi buah alpukat juga di ambil minyaknya. Minyak alpukat digunakan untuk obat, kosmetik dan menggoreng makanan. Minyak alpukat yang ada di pasaran biasanya di impor dari luar negeri. Harga minyak alpukat masih sangat mahal.

Budidaya alpukat memiliki prospek yang bagus. Harga ditingkat petani relatif masih tinggi. Harga Alpukat sangat berfariasi Rp. 6.000,- sampai dengan ratusan ribu per Kg. Satu pohon alpukat yang sudah besar mampu menghasilkan 200 kg per batang bahkan ada yang lebih. Dari sebuah artikel bahkan ada yang menghasilkan 1 ton per pohon per tahun. Hitungan kasar saja bila per pohon menghasilkan Rp. 500.000,- saja maka tinggal mengalikan saja berapa batang kita punya. dengan jarak tanam 5x5 meter maka dalam 1 hektar lahan populasi tanaman 400 batang. Kalikan sendiri ya berapa hasilnya per hektar.

Ada beberapa varietas alpukat yang unggul yang ada di indonesia antara lain ; Miki/Cipedak, Kendil, Aligator, Pluang, Wina, Yamagata, Tongar, Hijau panjang, Tanpa biji, Simas dll. Bila anda suka dengan alpukat yang besar alpukat varietas Kendil, Aligator, Pluang, Wina, Yamagata, Tongar bisa jadi pilihan. Untuk anda yang suka ukuran sedang anda bisa memilih Miki/Cipedak, Hijau panjang, Tanpa biji, Simas. Untuk anda yang mengutamakan cita rasa maka anda bisa memilih Miki, Simas, Kendil.

Bagi anda yang berminat mengebunkan alpukat anda dapat membeli bibitnya di tempat kami. Alamat : Jl Padang-Solok Km 40, Sukarmi Kec. Gunung Tlang Kab. Solok Sumatera Barat. Hp/Wa 0852 7257 2011 (Supriyadi)

Dari Pengembala Kambing Menuju Pemimpin Umat

"Semua Nabi pernah mengembala kambing"
Apasih hebatnya pengembala kambing. Kalau kita menganggap beternak kambing hanya masalah membeli kambing, buat kandang, ngasih makan dan membersihkan kandang, kita akan gagal beternak kambing.
Pengembala kambing tahu suara mbeeek dari kambingnya punya banyak arti; lapar, kejepit, sakit, takut atau minta kawin, melahirkan, anak baru lahir, betina atau jantan. jadi kambing tidak perlu demo, bawa spanduk, buat grup wa, japri atau twit. Cukup mbeek maka pengembala tahu apa maunya kambingnya dan apa yang harus dilaksanakan.
Pengembala juga tahu kondisi kambingnya dari melihatnya. Melihat matanya, bulunya, cara jalannya dan tubuhnya. Apakah kambingnya sehat, kurang makan, minta kawin, sudah bunting, sakit. Tidak perlu tes darah, tidak perlu tanya sama kambing lagi sakit apa, mau makan atau tidak, dimana sakitnya, bisa tidur atau tidak? Emangnya kambing bisa di tanyaiin? Mbeeek. Jadi tidak perlu demo sekampung atau se Monas, eh Sekandang ya
Pengembala kambing juga tahu kondisi kambingnya dari baunya walaupun mereka semua tidak pada mandi. Ketika masuk kandang maka pengembala tahu kondisi kambingnya.
Jadi Ingat Shiroh Nabawiyah
Rosulullah Muhammad Saw begitu peka pada kondisi umatnya dari melihat, mendengar dan merasakan dari bahasa bahkan aroma, bahkan tanpa umatnya mengatakannya. Bahkan begitu peduli pada umat yang ditinggalkannya, yang belum bertemu dengannya.
Rosulullah tahu istrinya sedang senang atau marah dari bahasanya.
"Kalau kamu sedang senang kamu katakan "demi Tuhan Muhammad" ketika kamu sedang marah kamu katakan "demi Tuhan Ibrahim"
Rosulullah tahu keinginan istrinya hanya dari aroma istrinya, ini lebih tinggi lagi dari bahasa tubuh. Mau kisahnya? baca shiroh ikuti kajian shiroh
Kalau sudah cerita panjang lebar kali tinggi, bahkan sudah marah-marah ngalor ngidul ngetan ngulon, dan masih bertanya maksudmu apa sih?
Mohon dimaafkan bila belum peka karena masih belajar bagaimana dari Rosulullah bagaimana menjadi pemimpin dan suami yang baik

Memakmurkan Bumi Dimulai Dari Rumah Kita

Kita diperintahkan oleh Allah Yang Maha Esa untuk memakmurkan bumi dan melarang membuat kerusakan di bumi. Memakmurkan bumi bisa dilakukan dengan menanaminya dengan tanaman pangan dan pakan. Tanaman yang menghasilkan buah dan biji yang bisa dimakan oleh manusia atau binatang ternak yang kita pelihara.


Dengan menanam tanaman pangan dan pakan kita bisa memakmurkan bumi, sekaligus memakmurkan diri, masyarakat bangsa dan negara. Menanam dapat menjamin kecukupan pangan keluarga bahkan swasembada pangan negara. Selain itu menanam juga melestarikan bumi, memproduksi oksigen ada yang bilang sedekah oksigen, menyerap air hujan, mencegah banjir, memberi naungan yang menyejukkan dll.
Memakmurkan bumi bisa dimulai dari sekeliling rumah kita. Lihatlah sekeliling rumah kita, adakah sejengkal tanah yang bisa ditanami. Jangan biarkan anugerah tanah disia-siakan tanpa ditanami. Menanamnya salah satu bentuk syukur atas nikmat Allah berupa bumi ini.

Menanam itu bisa mudah dan murah. Kadang menanam dipikirkan sebagai pekerjaan yang susah dan mahal. Padahal kita bisa mulai menanam dengan mudah dan murah. Kita bisa menanam dari biji buah yang kita makan, misalnya mangga, pepaya, lengkeng, jambu, nanas, apel, anggur, sawo dll. Kalau ingin hasil yang lebih baik kita bisa menempel atau menyambungnya dengan varietas unggul dan genjah. 
Menanam sayur bisa dari bagian batang dan akar yang tidak dimakan misalnya bayam, ubi dan kangkung. Kita bisa menanamnya langsung ditanam atau dipolibag dahulu. Kalau tidak ada polibag bisa pakai bekas minuman atau plastik bekas. Bila sudah banyak dan tidak ada tempat lagi bisa kita jual atau infakkan
Bagi yang pekarangannya luas bisa beternak ayam, itik, entok, kambing, domba atau sapi. Ternak bisa jadi tambahan penghasilan dan sumber pupuk, modal untuk memakmurkan bumi. Paduan tanaman dan ternak yang terintegrasi dapat mewujudkan ketahanan pangan keluarga, baik dari pangan nabati dan hewani.
Bila setiap rumah kita sudah dimakmurkan, semoga negeri kita menjadi negeri yang baik baldatun thoyyibah. Yang mempunyai jannatain dua kebun dikanan dan kirinya seperti Negeri Saba' yang diberkahi. (lihat QS.Saba': 15)
Penduduk Negeri Saba' makmur. Mereka memanen buah dengan mudah hanya dengan meletakkan wadah diatas kepala dan berjalan dibawah pohon buah, buahnya berjatuhan dan memenuhi wadahnya. Bahkan kalau ada orang berkutu masuk Negeri Saba' maka kutunya rontok. Sungguh begitu indah dan nikmatnya. 
Hindari menanam tanaman yang tidak bisa dimakan dan berduri. Karena itu ciri negeri yang dimurkai seperti Negeri Saba' yang tidak bersyukur, kebunnya dimusnahkan diganti dengan kebun yang ditumbuhi tanaman yang buahnya pahit berduri atsl dan sidr (lihat QS.Saba' :16).
Semoga kita termasuk golongan orang yang bersyukur. Semoga Allah pencipta langit dan bumi menjadikan negeri kita negeri yang baik baldatun thoyyibah. Semoga Allah memberikan karunia pemimpin yang sholeh dan adil
Aamiin.

Mulsa Organik Dari Sampah Kandang Kambing. Seri Integrasi Kambing dan Buah Buahan

Sahabat petani, peternak dimana saja kali ini saya ingin berbagi tentang bagian integrasi kambing dan buah-buahan. Simak yuk

Tanaman buah buahan membutuhkan mulsa penutup tanah. Mulsa berguna untuk menghambat pertumbuhan gulma, menjaga kelembaban dan mengurangi penguapan serta memperlambat kekeringan. Biasanya petani menggunakan plastik musa untuk budidaya tanaman.

Kali ini kita kita akan membahas tentang mulsa organik dari sampah kandang kambing. Pada peternakan kambing akan selalu ada sampah berupa sisa pakan yang tidak dimakan maupun yang jatuh dilantai dan tidak dimakan kambing. Biasanya peternak membersihkannya, mengumpulkannya. Setelah dikumpulkan biasanya peternak membakarnya atau menjadikannya bahan membuat asap. Kata sebagian peternak asap ini berfungsi untuk mengusir nyamuk. Menurut pengalaman dan pengamatan saya asap ini juga tidak efektif mengusir nyamuk, mrutu dan lalat. Selain itu asap ini juga membuat mata pedih, pernafasan terganggu dan menjadikan kandang menjadi hitam. Bila dekat dengan pemukiman asap ini juga akan bermasalah. Membakar ini juga menambah biaya dan tenaga tersendiri.

Ada cara yang lebih baik untuk pemanfaatan sampah kandang ini yaitu dengan menjadikannya mulsa tanaman. Mulsa dari sampah kandang ini memiliki beberapa kelebihan antara lain :

  1. Dapat menutup tanah dan menghambat pertumbuhan gulma disekitar tanaman
  2. Walaupun menutup tanah tetapi air hujan masih tetap bisa masuk sehingga kebutuhan air terpenuhi berbeda dengan mulsa plastik
  3. Kelembaban lebih terjaga, penguapan berkurang
  4. Memperlambat keringnya tanah
  5. Mengurangi panas ketika siang hari
  6. Mennyuburkan, selain sisa pakan biasanya sampah kandang juga bercampur kotoran kambing. Setelah beberapa bulan mulsa ini mengalami pelapukan dan menjadi pupuk organik bagi tanaman
  7. Memperbanyak cacing hewan renik dan mikroba dalam tanah. Mulsa ini bisa jadi media dan makannan bagi cacing, hewan renik dan mikroba dalam tanah. Aktifitas mereka menjadikan tanah makin subur. 
  8. Hemat biaya dalam membersihkan, membakar sampah, mengurangi polusi udara dan menghemat biaya budidaya terutama beli mulsa.
Aplikasi teknnologi mulsa organik ini sangat mudah. tinggal membawa sampah kandang dan meletakkannya disekeliling tanaman buah  seperti pisang, alpukat dll. Bisa langsung dipakai tanpa pengomposan terlebih dahulu. Pemakaian mulsa organik ini mengundang jasad reni, cacing, mikroba dll menjadikan tanah semakin subur.

Sekian dulu ya sahabat peternak kambing dan petani dimana saja berada. Selamat mencoba, semoga  bermanfaat 

Ganti Varietas Untuk Masa Depan Lebih Baik

Buah-buahan adalah anugrah dari Allah yang harus kita syukuri. Selain didunia, Buah-buahan juga menjadi anugrah bagi penghuni surga. Semoga kita termasuk gololongan para hamba yang dimasukkan oleh Allah SWT ke dalam syurga-NYa, aamiin.
Mengganti varietas buah alpukat yang kurang enak dan harga murah menjadi varietas yang enak dan harganya mahal. Caranya adalah dengan sambung pucuk seperti contoh foto ini. Tunas air yang tumbuh dari bawah disambung pucuk dengan varietas unggul, rasa enak dan harga mahal. Kita bisa menggunakan varietas alpukat miki, pluang, hawai, wina, hijau panjang dll. Batang utama dibiarkan berproduksi agar masih ada penghasilan selam menunggu sambungan berproduksi. Setelah sambungn berhasil dan berbuah batang utama bisa ditebang.
Dengan menanam buah unggul, rasanya enak, harganya mahal, kita bisa meninggalkan pada generasi yang akan datang kehidupan yang lebih baik. Generasi Sholeh Tanpa hutang, sejahtera, memiliki "Jannatain" dua buah kebun dikiri dan kanan mereka, menjadikan negeri meraka negeri yang baik "Baldatun Toyibah" seperti contoh Negeri Saba' dalam Alqur'an (QS Saba:15) aamiin

Tumpang Sari Solusi Ekonomi Untuk Petani

Rata rata petani hanya memiliki 1400 m2 atau sekotak di kampungku, biasa mereka menanam padi, jagung, kedelai, biasa disingkat pajale. Secara hitungan diatas kertas sudah sulit untuk dapat hasil yang cukup. Pantas saja apapun program yang diluncurkan pemerintah sulit menaikkan ekonomi petani. Gema palagung, upsus pajale, LTT, BLT benih, saprodi, alsintan dll.

Trus aku kudu piye? Solusine opo? Ojo omong wae?

Pertanyaan ini membuat saya lebih giat belajar terus pada teman, senior, petani dunia nyata dan maya, dalam dan luar negeri.

Alhamdulillah mulai ada jawaban. Dari sekian banyak literatur, saya menemukan jawaban dalam Alqur'an. Ya di Alqur'an, kitab suci umat Islam. Petunjuk bagi orang yang beriman. Literatur yang jarang bahkan tak pernah disebut dalam skripsi, tesis, karya ilmiah pertanian peternakan.

Tumpangsari ternyata ada dalam Alqur'an. Ada beberapa ayat yang menyebutkan beberapa tanaman yang disebutkan dalam satu ayat. Bahkan ada kisah kebun tumpangsari anggur dan kurma. Kebun anggur yang dikelilingi kurma.

Tidak sembarang tumpang sari.
Alqur'an memilih berapa tanaman yang memiliki nilai jual yang tinggi. Buah buahan paling banyak disebut dalam Alqur'an hanya beberapa yang menyebutkan tentang biji bijian. Bahkan buah buahan ada di surga. Ini memberi petunjuk bagi kita tentang pilihan komoditi tumpang sari.

Kembali ke padi jagung kedelai (pajale)

Pilihan Komoditi Untuk Memakmurkan Bumi.

Pemilihan komoditi menjadi penentu keberhasilan dalam memakmurkan bumi. Alqur'an menyebutkan beberapa komoditi pertanian yang bisa jadi petunjuk dalam memilih komoditi dalam memakmurkan bumi.

Pilih komoditi dengan nilai tinggi.

Buah buahan paling banyak disebut dalam Alqur'an. Kurma, zaitun, anggur, tin, pisang, dll disebutkan khusus dalam Alqur'an. Komoditi yang disebut dalam Alqur'an memiliki nilai tinggi. Bila kita bandingkan dengan padi maka nilai jualnya jauh lebih tinggi. Hal ini bisa kita jadikan petunjuk dalam memilih komoditi yang akan kita tanam dan kembangkan.

Selain nilai jual yang lebih tinggi, buah buahan juga memiliki kelebihan lainya. Buah buahan memiliki umur yang panjang, sehingga sekali tanam bisa panen terus menerus. Buah juga dapat dimakan tanpa dimasak terlebih dahulu.

Biji-bijian secara umum dan gandum secara khusus disebutkan dalam Alqur'an. Biji-bijian jadi makanan utama manusia. Biji-bijian dibahas khusus di Alqur'an. Bahkan di surat Yusuf dibahas swasembada pangan selama 14 tahun, dari mulai penanaman, penyimpanan, penggunaan/ konsumsi, dan pembibitan.

Tumpang sari

Selain disebutkan sendiri beberapa tanaman juga disebutkan berdampingan, bahkan ada contoh dua kebun anggur yang dikelilingi kurma. Tumpang sari dari dua jenis tanaman atau lebih akan memberikan hasil lebih banyak dan panen beberapa kali dalam setahun. Dengan tumpang sari petani dapat panen mingguan, bulanan dan tahunan sesuai dengan komoditinya.

Dengan pemilihan komoditi yang tepat,  bernilai tinggi, paduan tumpang sari yang tepat bisa menghasilkan hasil yang maksimal.

Semoga bermanfaat, sampai jumpa di tulisan selanjutnya Insya Allah