Tidak punya modal gimana mau ternak kambing?

Bisa kok, walaupun tidak punya modal bisa kok beternak kambing. Gimana caranya?
Modal beternak kambing antara lain : kambing, kandang, dan pakan.
Kita bahas satu satu.



Kambing

Mau ternak kambing pasti perlu bibitnya. Perlu kambing untuk beternak kambing. Tenang masih ada banyak cara untuk punya kambing walaupun kita tidak punya uang untuk membeli kambing. Banyak orang yang punya kambing atau punya banyak uang untuk membeli kambing.

Untuk mengawali beternak kambing tidak harus mulai dari kambing punya sendiri atau dibeli dari uang sendiri, walaupun kalau bisa itu lebih baik. Jadi yang penting ada kambing untuk diternak entah itu punya sendiri atau punya orang. Banyak orang yang punya kambing atau punya banyak uang untuk beli kambing tapi mereka bingung mencari orang yang bisa dipercaya untuk memeliharanya. Yang punya kemampuan dan dapat dipercaya. Kalau anda orang yang dicari itu maka anda bisa beternak. Tidak mengapa bila kita memelihara punya orang karena setelah berkembang, beranak kita juga akan dapat bagian. Dari bagian itu kita dapat modal kambing sendiri. Memang mungkin lebih lama, tapi lebih aman karena bila ada resiko ditanggung bersama dengan pemodal. Beternak kambing tidak semudah yang dibayangkan. Dengan memelihara punya orang kita punya kesempatan belajar, bila gagal ditanggung bersama.

Kandang 
Kandang adalah salah satu hal penting dalam beternak. Kandang sangat menentukan bagi keberhasilan beternak kambing. Ada banyak model kandang mulai yang sederhana sampai yang mewah, dari yang murah sampai yang mahal. Faktanya beternak kambing tidak perlu kandang mewah dan mahal karena banyak peternak yang hanya dengan kandang sederhana tapi berhasil beternak. Hanya dengan pagar keliling, tempat berteduh, lantai tanah yang kering mereka bisa mengembang biakkan kambingnya, jangan khawatir manfaatkan saja yang ada. Tidak ada genteng alang alangpun jadi. Semangat mulai beternak.

Pakan 

Pakan juga sangat penting dalam beternak, sebagian besar biaya produksi peternakan adalah pakan. Pakan kambing sangat bervariasi dari yang gratis hingga yang harus beli dengan harga yang mahal. Yang tidak bisa membeli pakan tidak usah khawatir karena banyak juga yang gratis asal kita mau dan rajin.

Satu ekor kambing membutuhkan pakan basah sekitar 3-10 kg tergantung besarnya. Bila kita  mau menanam dengan rumput unggul satu rumpun bisa panen 3 kg bahkan lebih. Jadi satu rumpun hampir mencukupi kebutuhan pakan sehari. Tinggal kita mau berapa ekor pelihara kambing. Bila kita menyempatkan waktu untuk menanam sepuluh rumpun saja sehari maka kita bisa punya 3.650 rumpun setahun. Bagaimana kalau terus menanam 2 tahun, 3 tahun dan seterusnya berapa rumpun yang kita punya, berapa kilo atau ton hasil panen rumputnya, berapa ekor yang bisa dipelihara?

Kalaupun tidak punya modal beli kambing, tapi kalau punya rumput banyak ini akan jadi pertimbangan para pemodal untuk memodali anda beternak kambing. Kalau tidak punya lahan untuk tanam rumput bukankan masih banyak lahan yang bisa kita tanami, pekarangan rumah, pematang sawah, tepi jalan dll. Banyak juga lahan kosong punya orang yang bisa diajak kerjasama. Tinggal kita mau atau tidak.


Ilmu


Ilmu beternak tidak kalah penting dalam beternak. Ilmu sebelum amal. Amal tanpa ilmu bisa gagal, bisa sulit maju. Menuntut ilmu tidak harus sekolah formal, bisa bertanya pada peternak senior, magang, kerja di peternak atau belajar lewat internet dll. Dengan ilmu yang cukup kita akan lebih dipercaya dan kemungkinan gagal menjadi lebih kecil. Belajar terus karena kesombongan bisa menghancurkan dan menenggelamkan, ingat kisah Firaun kan?


Tetap semangat beternak, mulai segera dari yang kita bisa. Semoga Allah memberi kemudahan usaha kita.


Supriyadi
Penggembala Kambing
HP/WA 0852 7257 2011

Kelapa Pandan Wangi

Kelapa pandan wangi ini berasal dari Thailand dengan pohonnya yang begitu rendah, berkisar 1 - 6 meter dengan tandan dan buah berwarna hijau dan buahnya kecil berbentuk bulat berbiku tiga dengan kandungan air kelapa pandan sekitar 330 milli liter (ml).

Tanaman ini dikenalkan ke Indonesia pada tahun 1971. Di Thailand kelapa ini dipanggil sebagai 'Makprow Nam Horm' dan di peringkat antarabangsa dikenali sebagai 'aromatic dwarf'. Kelapa pandan wangi telah menjadi industri besar di negeri Gajah Putih tersebut.

Di Thailand, kelapa pandan wangi diekspor ke mancanegara dalam buah segar dengan bobot 800 - 900 gram per buah. Sentra kelapa pandan wangi di negeri Gajah Putih itu berada di 3 provinsi yakni Samutshakron, Nakronpathom, dan Ratchaburi.

Di Samutshakron kelapa pandan wangi sudah dikebunkan secara meluas dengan jarak tanam 6 x 6 meter per segi. Di sana pula eksportir dan industri pengolahan kelapa mayoritas menetap.

Di sana, kelapa pandan wangi mulai berproduksi setelah berumur 3 tahun. Setiap pohon bisa menghasilkan 10 - 12 tandan dengan jumlah buah mencapai 8 - 12 buah per tandan. Bila sudah berproduksi maksimal, setiap kelapa pandanwangi yang umur produktifnya mencapai 15 tahun itu, bisa dipanen setiap 20 - 25 hari sekali.

Untuk menjaga kontinuitas panen pekebun setempat memupuk kelapa pandan wangi setahun 2 kali memakai pupuk kandang atau pupuk organik sebanyak 30 kilogram (kg) per pohon per 6 bulan.

Bagi teman teman yang ingin mendapatkan bibit kelapa pandan wangi bisa mampir ke tempat kami di depan kantor BPTP Sumatera Barat, Jl Padang- Solok km 40, Sukarami, Kec Gunung Talang Kab. Solok, Sumatera Barat HP/WA 085272572011