Ubi Jalar Sebagai Sumber Pangan dan Pakan

Ubi jalar salah satu tanaman pangan yang relatif mudah menanam dan merawat. Hasil per hektar juga lebih tingi dari padi dan jagung. Umbi ubi jalar menjadi sumber karbohidrat dan memiliki kandungan vitamin yang cukup lengkap. Selain menghasilkan umbi, juga menghasilkan batang dan daun yang dapat dijadikan pakan. Kandungan batang dan daun ubi jalar memiliki nutrisi yang baik bagi pakan ternak. Dari pengalaman saya ubi jalar sangat baik untuk pakan kambing. Pertumbuhan kambing bagus dan produksi susu juga naik. Pupuk kandang dari kotoran kambing juga sangat bagus untuk budidaya ubi jalar. Ubi jalar dan ternak kambing cocok untuk di integrasikan sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.

Ubi jalar memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi seperti karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi, vitamin A [beta karoten], vitamin C, vitamin B1 dan B2. Kandungan betakaroten [vitamin A] pada ubi jalar temasuk cukup tinggi dibandingkan dengan bahan makanan lainnya, vitamin A sangat baik untuk kesehatan retina mata.

Berikut tabel kandungan gizi ubi jalar:

Kandungan
Jumlah
Serat
0.3gr
Protein
2.3 gr
Zat besi [Fe]
1 gr
Air
70 gr
Kalsium
46 mg
Vitamin A
7100 IU
Vitamin B1
0.08 mg
Vitamin B2
0.05 gr
Vitamin C
20 gr
Lemak
0.7 gr
Karbohidrat
27.9 gr
gula
2 - 6.7 gr

Sumber: Direktorat Gizi [1967], Widowati [1994], Tsou, dkk. [1989].

Walaupun ubi jalar memiliki banyak kandungan gizi tetapi dia juga mengandung zat antigizi yaitu Trypsin Inhibitor yang menghambat kinerja tripsi dalam metabolisme protein sehingga penyerapan protein dalam usus berkurang, ini juga yang bisa menimbulkan diare - Kandungan Gizi Pada Ubi Jalar dan Manfaatnya.

Ubi jalar termasuk ke dalam famili  Convolvulaceue. Ubi jalar mulai menyebar ke seluruh dunia pada abad ke-16, terutama pada negara-negara beriklim tropis. Produktivitas ubi jalar dipengaruhi oleh suhu, varietas dan iklim. Pada daerah yang bersuhu tinggi (dataran rendah), hasil panen tertinggi dicapai pada umur panen ± 120 hari, sedangkan pada daerah yang bersuhu rendah (dataran tinggi), umur panen cenderung lebih lama jika dibandingkan dengan daerah dataran rendah (Wargiono, et al., 1986).

Tanaman ubi jalar adalah salah satu umbi-umbian yang ketersediaannya cukup banyak dan harganya relatif murah. Direktorat Jenderal Produksi Tanaman Pangan (2007) menyatakan bahwa produktivitas ubi jalar di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Produksi ubi jalar tahun 2001 telah mencapai 9,7 ton/ha, lebih tinggi sebesar 0,92 ton/ha jika dibandingkan dengan tahun 1983-1991 yang hanya sebesar 8,78 ton/ha. Menurut Badan Pusat Statistik (2007), produksi ubi jalar di Indonesia bulan September 2003 telah mencapai 1.179.055 ton.

Ubi jalar adalah salah satu tanaman palawija sumber karbohidrat. Berdasarkan kandungan karbohidratnya, ubi jalar menduduki peringkat ketiga setelah jagung dan ubi kayu. Selain sebagai sumber karbohidrat, ubi jalar juga mempunyai kadar vitamin A yang tinggi. Kadar vitamin A pada ubi jalar merupakan salah satu indikator wama daging.

Daging ubi jalar berwarna jingga relatif sama dengan wortel, sehingga dapat diperkirakan bahwa kandungan vitamin A keduanya setara (Santosa et al.,1994).
Daun dan batang ubi jalar mengandung 12-17% protein kasar (Ruiz, 1982),  sehingga dapat digunakan sebagai bahan ransum ternak.

Komposisi kimia daun ubi jalar berdasarkan bahan kering untuk protein kasar mencapai 25,5% jadi bisa dimasukkan dalam golongan pakan sumber protein.
Onwueme (1978)  melaporkan,  bahwa ubi jalar mengandung antitripsin, suatu zat antinutrisi yang dapat menghambat kecemaan protein.

Namun masalah ini dapat diatasi dengan pengeringan sinar matahari, tekanan uap panas tinggi (80°C) dan pemanasan. Yeh (1982) menambahkan, bahwa kandungan asam amino metionin dan sistin dalam ubi jalar relatif rendah.

Jadi untuk diberikan sebagai pakan ternak sebaiknya dau  ubi jalar segar dijemur dulu selama sehari atau setengah hari sampai benar-benar layu baru diberikan pada ternak sapi, kambing ataupun domba.
Limbah daun ubi jalar ini akan mudah kita dapatkan saat musim panen ubi jalar.

sumber : http://www.agrobisnisinfo.com/2015/10/daun-ubi-jalar-hijauan-pakan-ternak.html

Tidak punya modal gimana mau ternak kambing?

Bisa kok, walaupun tidak punya modal bisa kok beternak kambing. Gimana caranya?
Modal beternak kambing antara lain : kambing, kandang, dan pakan.
Kita bahas satu satu.



Kambing

Mau ternak kambing pasti perlu bibitnya. Perlu kambing untuk beternak kambing. Tenang masih ada banyak cara untuk punya kambing walaupun kita tidak punya uang untuk membeli kambing. Banyak orang yang punya kambing atau punya banyak uang untuk membeli kambing.

Untuk mengawali beternak kambing tidak harus mulai dari kambing punya sendiri atau dibeli dari uang sendiri, walaupun kalau bisa itu lebih baik. Jadi yang penting ada kambing untuk diternak entah itu punya sendiri atau punya orang. Banyak orang yang punya kambing atau punya banyak uang untuk beli kambing tapi mereka bingung mencari orang yang bisa dipercaya untuk memeliharanya. Yang punya kemampuan dan dapat dipercaya. Kalau anda orang yang dicari itu maka anda bisa beternak. Tidak mengapa bila kita memelihara punya orang karena setelah berkembang, beranak kita juga akan dapat bagian. Dari bagian itu kita dapat modal kambing sendiri. Memang mungkin lebih lama, tapi lebih aman karena bila ada resiko ditanggung bersama dengan pemodal. Beternak kambing tidak semudah yang dibayangkan. Dengan memelihara punya orang kita punya kesempatan belajar, bila gagal ditanggung bersama.

Kandang 
Kandang adalah salah satu hal penting dalam beternak. Kandang sangat menentukan bagi keberhasilan beternak kambing. Ada banyak model kandang mulai yang sederhana sampai yang mewah, dari yang murah sampai yang mahal. Faktanya beternak kambing tidak perlu kandang mewah dan mahal karena banyak peternak yang hanya dengan kandang sederhana tapi berhasil beternak. Hanya dengan pagar keliling, tempat berteduh, lantai tanah yang kering mereka bisa mengembang biakkan kambingnya, jangan khawatir manfaatkan saja yang ada. Tidak ada genteng alang alangpun jadi. Semangat mulai beternak.

Pakan 

Pakan juga sangat penting dalam beternak, sebagian besar biaya produksi peternakan adalah pakan. Pakan kambing sangat bervariasi dari yang gratis hingga yang harus beli dengan harga yang mahal. Yang tidak bisa membeli pakan tidak usah khawatir karena banyak juga yang gratis asal kita mau dan rajin.

Satu ekor kambing membutuhkan pakan basah sekitar 3-10 kg tergantung besarnya. Bila kita  mau menanam dengan rumput unggul satu rumpun bisa panen 3 kg bahkan lebih. Jadi satu rumpun hampir mencukupi kebutuhan pakan sehari. Tinggal kita mau berapa ekor pelihara kambing. Bila kita menyempatkan waktu untuk menanam sepuluh rumpun saja sehari maka kita bisa punya 3.650 rumpun setahun. Bagaimana kalau terus menanam 2 tahun, 3 tahun dan seterusnya berapa rumpun yang kita punya, berapa kilo atau ton hasil panen rumputnya, berapa ekor yang bisa dipelihara?

Kalaupun tidak punya modal beli kambing, tapi kalau punya rumput banyak ini akan jadi pertimbangan para pemodal untuk memodali anda beternak kambing. Kalau tidak punya lahan untuk tanam rumput bukankan masih banyak lahan yang bisa kita tanami, pekarangan rumah, pematang sawah, tepi jalan dll. Banyak juga lahan kosong punya orang yang bisa diajak kerjasama. Tinggal kita mau atau tidak.


Ilmu


Ilmu beternak tidak kalah penting dalam beternak. Ilmu sebelum amal. Amal tanpa ilmu bisa gagal, bisa sulit maju. Menuntut ilmu tidak harus sekolah formal, bisa bertanya pada peternak senior, magang, kerja di peternak atau belajar lewat internet dll. Dengan ilmu yang cukup kita akan lebih dipercaya dan kemungkinan gagal menjadi lebih kecil. Belajar terus karena kesombongan bisa menghancurkan dan menenggelamkan, ingat kisah Firaun kan?


Tetap semangat beternak, mulai segera dari yang kita bisa. Semoga Allah memberi kemudahan usaha kita.


Supriyadi
Penggembala Kambing
HP/WA 0852 7257 2011

Kelapa Pandan Wangi

Kelapa pandan wangi ini berasal dari Thailand dengan pohonnya yang begitu rendah, berkisar 1 - 6 meter dengan tandan dan buah berwarna hijau dan buahnya kecil berbentuk bulat berbiku tiga dengan kandungan air kelapa pandan sekitar 330 milli liter (ml).

Tanaman ini dikenalkan ke Indonesia pada tahun 1971. Di Thailand kelapa ini dipanggil sebagai 'Makprow Nam Horm' dan di peringkat antarabangsa dikenali sebagai 'aromatic dwarf'. Kelapa pandan wangi telah menjadi industri besar di negeri Gajah Putih tersebut.

Di Thailand, kelapa pandan wangi diekspor ke mancanegara dalam buah segar dengan bobot 800 - 900 gram per buah. Sentra kelapa pandan wangi di negeri Gajah Putih itu berada di 3 provinsi yakni Samutshakron, Nakronpathom, dan Ratchaburi.

Di Samutshakron kelapa pandan wangi sudah dikebunkan secara meluas dengan jarak tanam 6 x 6 meter per segi. Di sana pula eksportir dan industri pengolahan kelapa mayoritas menetap.

Di sana, kelapa pandan wangi mulai berproduksi setelah berumur 3 tahun. Setiap pohon bisa menghasilkan 10 - 12 tandan dengan jumlah buah mencapai 8 - 12 buah per tandan. Bila sudah berproduksi maksimal, setiap kelapa pandanwangi yang umur produktifnya mencapai 15 tahun itu, bisa dipanen setiap 20 - 25 hari sekali.

Untuk menjaga kontinuitas panen pekebun setempat memupuk kelapa pandan wangi setahun 2 kali memakai pupuk kandang atau pupuk organik sebanyak 30 kilogram (kg) per pohon per 6 bulan.

Integrasi Kambing dan Buah Tin

Kambing salah satu jenis ternak yang disebutkan dalam Al-Qur'an demikian juga buah tin juga salah satu tanaman yang disebut dalam Al-Qur'an. Keduanya memiliki keunggulan tersendiri. Banyaknya keunggulan ini menjadi peluang besar untuk dibudidayakan dan dikembangkan.

Kambing memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan ternak lainnya. Kambing lebih cepat reproduksinya, betina mulai umur 7 bulan sudah bisa mulai dikawinkan, dengan lama bunting 5 bulan atau sekitar 148 hari maka pada umur setahun sudah bisa melahirkan anak pertama. Dua bulan setelah melahirkan sudah dapt dikawinkan kembali. Dalam 2 tahun bisa beranak 3 kali. Dalam setiap kelahiran sering kembar 2 atau 3. Kecepatan dan kemampuan reproduksi lebih tinggi dibanding dengan sapi dan kerbau. Kambing adalah ternak yang disebutkan dalam Al-Qur'an pada urutan ke dua setelah domba. Kotoran  kambing juga memiliki kualitas yang sangat baik dibanding kotoran ternak yang lain bila dijadikan sebagai pupuk tanaman. Untuk pemupukan tanaman buah tin kotoran kambing terbukti bagus.

Buah tin memiliki keunggulan karena selain cita rasa yang lezat juga karena khasiatnya. Di Indonesia sudah banyak petani yang telah mengembangkan buah tin. Penulis sendiri juga telah mengembangkan ratusan batang buah tin dengan beberapa varietas berbeda. Dari pengalaman buah tin cocok dikembangkan. Berbeda degan daerah asalnya, di Indonesia buah tin lebih cepat berbuah biasanya 3-4 bulan sudah mulai berbunga dan berbuah. Buah tin juga berbuah sepanjang tahun tidak mengenal musim seperti didaerah asalnya. Integrasi kambing dan buah tin berpeluang menghasilkan hasil yang lebih baik. 

Buah tin untuk produksi buah biasa ditanam agak jarang. Ini memungkinkan menanam hijauan di antara buah tin. Hijauan ini sebagai sumber pakan bagi kambing. kotoran kambing bisa dijadikan pupuk bagi tanaman buah tin. 

Penulis akan mengintegrasikan kambing dengan tanaman buah tin. Insya Allah dalam beberapa bulan lagi integrasi sudah mulai tertata dengan baik. Mohon doa pembaca semua.SupriyadiPenggembala KambingHP/WA 0852 7257 2011


Membuat Biogas Permanen Awet, Mudah Membuatnya, Mudah Perawatan dan Murah Biayanya

Biogas salah satu solusi energi terbarukan yang murah dan aman. Memang sekarang sudah ada gas elpiji, namun kadang langka dan harganya naik, serta ada kemungkinan meledak.  Bagi peternak bahan untuk membuat biogas mudah didapatkan yaitu kotoran ternak. Jadi biogas bisa jadi solusi energi yang murah dan aman. 

Pada kesempatan ini penulis akan berbagi tentang pembuatan biogas permanen yang awet tahan lama, murah, mudah membuatnya dan mudah perawatannya. Biogas ini terbuat dari beton dan drum plastik. Kapasitas biogas ini sekitas 4,5. meter kubik. Biaya pembuatan relatif murah dibanding dengan biogas dengan kapasitas yang sama. Total biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan biogas ini sekitar 3-4 juta tergantung harga bahan di lokasi.

Langkah pertama untuk membuat biogas ini adalah dengan membeli drum plastik kapasitas 200 liter yang mirip dengan drum besi. Kemudian drum dibelah menjadi dua, dan digandeng seperti gambar dengan menggunakan kawat las/kawat untuk jemuran yang tahan karat atau dengan baut. Buat bak digester beton dengan ukuran lebar : 2xlebar drum, panjang :2xpanjang drum, dalam : 2 meter. Dibuat bak masuk dan keluar berukuran 0,5x0,5x0,5 meter atau sesuai kebutuhan. lubang antara kotak masuk dan keluar minimal 0,5 dari atas permukaan bak, besar lubang 15x15 cm atau 20x20cm. Tunggu 4-5 hari agar beton kering dan kuat. 

Pasang pipa yang menghubungkan antara 4 buah potongan drum. Setelah selesai dan beton sudah kering dan kuat pasang drum menutupi bak digester. Sambung pipa ke penampung gas dan ke kompor. Penampung gas dibuat dari plastik PE dengan ketebalan 0,2 dengan panjang 4 meter, diikat ke pipa dengan tali karet dari ban bekas. Untuk menjamin keamanan buat pengaman dengan botol plastik yang diisi air. Bila ada kelebihan gas maka akan keluar melalui pengaman.

Biogas ini mudah dan murah pembuatannya karena bahan tersedia di lokasi. Pembuatannya mudah bisa dikerjakan petani sendiri. Dengan melihat praktek cara pembuatan petani bisa membuatnya sendiri dirumahnya.

Biogas ini mudah perawatannya, bila ada yang tersumbat mudah mengatasinya. Bila terjadi kemacetan produksi gas karena tebalnya yang mengapung dalam digester mudah membersihkanya dengan membuka drum dan membersihkannya dan memasangnya lagi.
Lebih jelas bila kita lihat gambarnya.

Dari awal desain biogas ini sudah mengalami beberapa perbaikan. Biogas pertama di Solok Selatan, kemudian ada perbaikan di Pasaman Barat, Kab. Solok, Kota Payakumbuh, Kab. Tanah Datar. Kalau pembaca telah membaca artikel sebelumnya maka akan ada beberapa perbedaan. Yang paling baru penulis membuat biogas di Kab. Agam. 

Cara pengisian : Campur kotoran dengan air, aduk hingga menyatu dan encer, lebih baik kebanyakan air dari pada terlalu kental. masukkan ke digester melalui bak masuk sampai penuh dan sampai drum terendam 10 cm dari bibir drum.

Setelah 5 hari setelah digester penuh akan terbentuk gas. Jika penampung gas telah penuh biogas sudah bisa di pakai. Gambar biogas di atas ada di Kab Agam dan sudah berhasil menghasilkan gas dan sudah digunakan.

Kompor biogas bisa dibuat sendiri dengan membeli kepala kompor gas biasa kemudian di sambung dengan pipa besi. Pipa besi dihubungkan dengan pipa dari digester biogas, untuk mengatur besar kecilnya gas pasang stop kran. Bisa juga kompor gas elpigi yang di modifikasi.

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Mohon dimudahkan agar penulis melakukan perbaikan yang lebih baik, dan bermanfaat bagi masyarakat. Aamiin

Supriyadi
Pengembala Kambing
HP/WA 0852 7257 2011

Belajar Bertani Dalam Al-Qur'an

Sebagai muslim kita percaya bahwa Al Qur'an adalah petunjuk bagi orang yang beriman, tidak ada keraguan padanya. Tetapi bila bicara tentang diluar masalah agama termasuk pertanian, Al Qur'an belum dijadikan pedoman utama dalam pengelolaan pertanian.


Bila kita kaji Al-Qur'an maka akan banyak kita temukan Al-Qur'an banyak membahas tentang pertanian, peternakan dan perikanan. Dalam Al-Qur'an dibahas unsur utama dalam pertanian antara lain air, tanah, dan tumbuhan itu sendiri. Bagaimana Allah menumbuhkan biji-bijian dan tanam-tanaman. Bagaimana tanaman bisa tumbuh subur, tanah yang subur itu seperti apa, dll. Al-Qur'an juga membahas tentang integrasi tanaman dan ternak. Beberapa jenis tanaman dan ternak juga disebutkan di Al-Qur'an. Setelah dikaji beberapa jenis tanaman dan ternak yang disebutkan dalam Al-Qur'an bila dikaji lebih dalam maka akan banyak kelebihan dibanding dengan jenis lain.

Sebagai muslim mari kita jadikan Al-Qur'an jadi pedoman dalam hidup kita termasuk dalam pertanian dan peternakan. Al-Qur'an diturunkan Allah SWT sebagai petunjuk yang sudah pasti kebenarannya. Bila kita membaca sejarah penerapan Al-Qur'an dalam segala hal termasuk dalam pertanian dan peternakan terbukti berhasil membawa keberhasilan dan kemakmuran. Ketika kita juga menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk dalam segala hal termasuk di pertanian dan peternakan maka kita juga akan berhasil dan makmur.



Insya Allah penulis akan menulis artikel tentang pertanian dan peternakan yang merujuk pada Al-Qur'an. Mohon doanya agar dimudahkan.

Kesederhanaan Yang Menaklukkan

Masa iya, betulkah, nyata atau sekedar wacana???
Mari kita simak kisahnya, kisah nyata.
Ketika terjadi futuhat bumi syam oleh kaum muslimin, sebagian besar bumi syam sudah di futuhkan. Sampailah pada Al quds palestina. Pemimpin mereka sepakat menyerah dan menyerahkan kuncinya pada pemimpin muslimin. Mereka menemui Amar Bin Ash salah satu pemimpin pasukan muslim yang di kemudian hari menjadi gubernur mesir. Setelah ketemu dengan Amar bin ash pemimpin mereka mengatakan Anda bukan orang yang berhak menerima kunci menurut kitab kami. Kemudian mereka menyampaikan ciri ciri penerima kunci. Amar bin ash mengatakan kalau itu orangnya adalah Kalifah Umar Bin Khotob.
Ditulislah surat kepada Kalifah. Kalifah berangkat dengan satu stafnya dengan satu onta. Dikendarai bergantian. Sampai masuk Alquds palestina, giliran Kalifah jalan kaki, stafnya naik onta. Para sahabat menyambut dan memberikan masukan bahwa masyarakat disana sangat memperhatikan penampilan, kendaraan, baju dll (sama seperti sekarang). Tapi apa jawab Kalifah "kita dimuliakan karena iman dan ketaqwaan.
Akhirnya kunci diserahkan pada Kalifah yang berjalan kaki, yang bajunya sederhana banyak tambalannya. Bukan pada stafnya yang naik unta. Bukan pada panglima gagah perkasa yang datang dengan baju bertabur tanda jasa mengendarai kereta kencana, apalagi yang banyak gaya dengan kendaraan dan barang, rumah kreditan.
Lanjut kisahnya
Kalifah Umar mampir ke rumah Abu Ubaidah Bin Jarroh panglima tertinggi muslimin saat itu pengganti Kholid bin Walid. Sampai dirumahnya dilihatnya rumahnya sederhana, hanya ada perabot sederhana, pedang dan peralatan perang. Kalifah berkata dunia telah merubah kami tapi tidak Abu Ubaidah bin Zarroh.
Sungguh indah contoh sahabat mereka begitu sederhana namun menaklukkan dunia. Bukan pemimpin yang banyak gaya, bermewah mewah, memperbanyak hutang dengan bangga.
Ingat rumus fisika
Banyak gaya=banyak beban
Oleh :
Supriyadi, pengembala kambing

Rebung Pahit Survival


Berkemah sejak SD, SMP, SMA, PT sampai sekarang kadang masih ikut walau namanya beda, camping kadang muqoyam. Dari pakai tenda sampai pakai ponco jas hujan. Survival sudah lama dapat materinya cuma prakteknya beberapa tahun lalu, begini ceritanya; Pada jaman dahulu....😊


Panitia menetapkan rule 40 jam survival. Peserta hanya boleh bawa air 600 ml. Boleh bawa bumbu dapur. Sebelum berangkat digeledah siapa membawa barang terlarang (oleh panitia red) kena hukuman berat. Harus jujur, tidak boleh jujur kacang ijo, bubur kali😊
Beberapa yang ngeyel bawa barang terlarang kena hukuman berat ditambah nasehat, kita harus jujur.....dst.



Dalam masa survival di hutan ada yang nemu nangka mentah, rebung, talas, sampai ular. Mulailah acara memasak. Sudah selesai masak masuk acara makan. Ada yang makan sedikit, sekedarnya bahkan ada yang hanya melihat hasil jerih payahnya😓. Alhasil mereka kebanyakan puasa hanya minum air saja. Mereka yang nekat makan hasi jerih payahnya merasakan akibatnya ada yang bibirnya bengkak karena salah milih talas gatal, rebungpun tidak termakan karena pahit, gangguan pencernaan dll.




Malam terakhir survival jadi yang terberat, dalam kondisi lapar panitia nyuruh tidur diatas pohon. Dalam tidur terpaksa darurat terdengar beberapa yang bagi bagi barang terlarang, gula, sari kurma dll. Dalihnya macam macam, ini kan termasuk bumbu dapur, ini kan strategi, kan hanya untuk jaga jaga bila terpaksa, dll. Namanya juga alasan😊. Saking capek dan ngantuknya tertidur juga peserta diatas pohon. Lagi enak tidur suara mercon merusak merusak mimpi peserta, membuat panik, kegaduhan, saking kagetnya ada yang hampir terjatuh😊, barang terjatuh, pokoknya heboh deh. Peserta disuruh berjalan lagi ke pos berikutnya. Menjelang fajar ada peserta yang lemes, gemetaran, karena kelaparan, tidak kuat akhirnya meminta barang terlarang sari kurma dari temennya yang lolos dari pengamatan panitia. Kan makanan haram jadi boleh kalau terpaksa asal secukupnya. Apalagi yang diharamkan panitia😊. Alasan lagi😊

36 jam penderitaan survival berlalu panitia berbaik hati membagi satu jagung rebus pada peserta. Jagubg rebus spesial itu terasa lebih nikmat dari makanan restoran hotel bintang sembilan😊 bahkan ada yang dimakan sampai tongkolnya😊. Terima kasih panitia atas kebaikan kalian😊



Susahnya mencari makanan dihutan yang ijo royo royo, gemah rimah loh jinawi (subur red). Ditengah rimbunnya hutan kami kelaparan beanr benar sebuah ironi. Mirip dengan kondisi negara kita, banyak yang miskin papa di negara yang kaya.




Sebanyak itu tumbuhan sangat jarang yang bisa dimakan. Ini bukan disini saja. Saya pernah mendaki beberapa gunung melintasi hutan juga dengan kondisi sama. Banyak tumbuhan tapi tidak ada yang bisa dimakan, pantas saja banyak yang kelaparan ketika tersesat dihutan. Bahkan macet di tol saja bisa kelaparan, walaupun banyak tanaman disisi tol. Mirip kondisi negeri yang dimurkai, negerinya ditumbuhi tanaman berduri yang tidak dapat dimakan.




Kondisi ini hampir merata di negeri ini. Bisa ditanya para pendaki, pecinta alam, bila masuk hutan wajib bawa bekal, karena tidak ada yang bisa dimakan. Bertahun tahun berlalu tidak ada perubahan, tetap seperti itu. Paling banter pecinta alam lingkungan hanya bisa tidak membuang sampah sembarangan.

Tidak akan berubah nasib bila tidak ada perubahan perilaku.
Bila saja kita melaksanakan sunah menanam tanaman yang kita makan pasti akan berbeda hasilnya. Pangan, pakan, bahkan berlebih melimpah dimana mana bahkan didalam hutan.



Bahkan para musafir dijalan tidak perlu membawa bekal bila saja tanaman disisi jalan semua atau sebagian diganti dengan tanaman yang bisa di makan




Tapi mereka lebih suka menanam tanaman yang tidak bisa dimakan. Bahkan pemimpin negeri ini juga kurang peduli pangan negeri ini, program penanaman masih banyak tanaman yang tidak bisa di makan. Bahkan dikantor mereka sendiri jauh lebih banyak menanam tanaman yang tidak bisa dimakan




Tidak akan berubah bila kita tidak merubahnya. Bila setiap pendaki, pencinta alam masuk hutan menanam biji biji dari buah yang mereka makan, maka akan berubah cerita survival 3, 5, 10 tahun mendatang. Tidak ada yang kelaparan masuk hutan. Bahkan tidak perlu bawa bekal ketika masuk hutan




Apalagi bila pemimpin negeri ini berubah, merubah kebijakannya tentang pangan negeri ini. Mengganti tanaman yang tidak bisa dimakan menjadi tanaman yang bisa dimakan. Akan terjadi perubahan luar biasa dlam negeri ini. Penghijauan semua menggunakan tanaman yang bisa dimakan.




Pekaranga kantor, taman bandara, pinggir jalan, pekarangan kantor, rumah, tanah kosong ditanami tanaman yang bisa dimakan akan makmur negeri ini




Coba peraturannya seperti ini:

Setiap pendaki gunung, pecinta alam yang masuk hutan hanya boleh membawa bekal buah yang berbiji sebanyak dia mampu, boleh membawa pembantu, bawa se truk juga boleh😊 
Biji biji yang telah dimakan buahnya wajib ditanam sesuai anjuran cara menanam, ketinggian tempat, jenis tanaman yang sudah ada dalam brosur gratis yang kami bagikan. Pada setiap biji yang ditanam silahkan diberi nama anda. Agar ketika anda kembali dengan istri atau anak keturunan anda datang mereka bisa mengambil buah cinta yang anda tanam dahulu😍😍😍😘😘😘



Mungkin beda lagi cerita survival selanjutnya. Mungkit yang ada air mata syukur, senyuman manis mengenang masa indah dahulu sambil menikmati buah cinta yang telah lama ditanam 😘😘😍😍




Indah bukan. Menanam biji itu cepat, mudah, murah dan berkah. Tapi kenyataannya sulit, rumit dan susah




Kalau ini diusulkan dalam program anggaran APBN bahkan bisa banyak pertanyaan, sanggahan, ejekan dan interupsi. Itu sulit, nanti kalau berbuah siapa yang panen, manajemen pengelolaannya seperti apa, akan berdampak sosial ekonomi, bisa menimbulkan dampak kericuhan karena rebutan buah, dll.




Baru rencana sudah ribut, pelit takut buahnya dimakan orang. Padahal Nabi Muhammad berpesan. Apasaja yang ditanam kemudian dimakan manusia, binatang dan burung maka itu menjadi sedekah baginya. Enak kan. Tanam sebiji menjadi serumpun, serumpun isi tujuh batang setiap batang seratus buah. Itu sekali panen kalau setahun dua kali, banyak tuh sedekahnya




Kalau kementrian pertanian mewajibkan semua kantor dari pusat kedaerah menanam pekarangan dengan tanaman yang bisa dimakan, termasuk kebun percobaan. Akan banyak obyek penelitian yang sering dikeluhkan peneliti. Akan banyak sumber daya genetik, sumber bibit. Bila ini diikuti kementrian kehutanan, termasuk mengganti tanaman penghijauan dengan tanaman yang bisa dimakan.



Bila ini di buat program khusus oleh presiden, gubernur, wali kota, bupati, kepala desa, lurah, RT, RW, kepala keluarga, suami, istri dan anak. Program menanam setiap jengkal tanah, nikmat pemberian Allah. Maka tidak akan ada lagi cerita survival, kelaparan, gizi buruk. Bahkan hewan, binatang, ternak, burung, akan lestari. Allah akan menurunkan berkahnya dari langit dan bumi, untuk orang orang yang beriman. Dunia menjadi taman taman yang penuh dengan makanan beraneka macam. Taman surga sebelum surga yang kekal abadi 😊😊😊 . Mimpi pengembala kambing. Semoga suatu hari bisa jadi nyata.

Amalkan satu hadist akan berlimpah pangan dan aman dari krisis pangan

Banyak ayat Al Quran memberi petunjuk tentang menanam tanaman dan beternak. Banyak juga hadist membahas tentangnya. Salah satunya tentang biji.
"Bila engkau tahu besok kiamat sedang ada biji kurma ditanganmu maka tanamlah". Kurma salah satu buah yang disebut dalam Al Quran memiliki nutrisi yang baik dan kaya manfaat. Mulai berbuah umur 3-7 tahun. Dari hadist diatas kita diperintah menanam walau besok kiamat dengan tanaman yang lama berbuahnya. Tidak instan sekarang tanam sekarang panen. Begitu pentingnya menanam. Tanpa menanam tak bisa memanen. Menanam perlu kesungguhan, kesabaran menunggu, merawat agar tumbuh berkembang berbunga dan berbuah. 

Bahkan beramal diibaratkan menanam. Tanam satu butir, tumbuh jadi tujuh tangkai, satu tangkai seratus butir. Tidak bisa instan, beramal dulu, nunggu sampai mati, nunggu dikubur, nunggu dihisab, panen disurga. Lama, perlu perjuangan, kesabaran, keikhlasan. Hasilnya lama tapi panennya banyak, lama dan berlipat, 700 kali bahkan lebih. Allah melipat gandakannya.
Kembali ke menanam.
Menanam menjamin ketersediaan pangan. Menanam apa yang kita makan. Menanam sebagian biji yang dimakan menjamin pangan kita bahkan bisa mencukupi tujuh tahun masa kering, tak hanya pangan nabati tapi juga hewani, seperti jaman Nabi Yusuf Alaihi Salam. Sesuatu yang sulit dicapai dinegara subur, gemah ripah loh jinawi, jangankan tujuh tahun masa kering, untuk setahun musim hujan saja berat swasembada pangan nabati apalagi hewani.

Menanam biji yang kita makan menjamin kecukupan pangan, kemakmuran sesuai dengan tujuan penciptaan manusia sebagai khalifah dibumi untuk memakmurkan bumi. Kemalasan menanam, membiarkan tanah kosong, membiarkan ditumbuhi tanaman yang tidak bisa dimakan, menyia nyiakan nikmat tanah yang subur, mengundang azab krisis pangan.
Mari menanam. Semoga kita termasuk golongan hamba yang pandai bersyukur.
Penulis
Supriyadi, penggembala kambing

Kavling Kebun Tin 1 Tahun Panen

 Buah Tin Umur Setahun, Lokasi Sukarami, Kab. Solok Sumatera Barat
Umur Buah Tin Setahun, Lokasi Sukarami, Kab. Solok Sumatera Barat

Investasi kebun buah tin tidak kalah dengan investasi properti rumah, ruko, kos dll. Investasi kebun buah tin memiliki beberapa keunggulan antara lain : Masih langka, harga tin dipasaran masih tinggi diatas 100 ribu per kg, daun bisa untuk teh, banyak manfaat dan khasiat, obat untuk beberapa macam penyakit, semakin bertambah umur tin semakin banyak buahnya, perawatan mudah, semakin tahun nilai investasi anda akan semakin meningkat.

Lokasi kavling
  • Sukarami dan Arosuka Kab. Solok Sumatera Barat
  • Dekat dengan Pusat kota, kantor Bupati, Komplek Perkantoran Pemda, Rumah Sakit Umum, SMA Sumatera Barat hanya 5-10 menit
  • Pemandangan indah, hawa sejuk, udara segar
  • Bisa dibangun rumah 

Luas kavling : 200 meter persegi
Surat : SHM
Harga : 
  1. Taman Asri : Rp 60.000.000,- (tersedia 50 kavling, lokasi sekitar 5 km dari kantor bupati)
  2. Taman Indah : Rp. 100.000.000,- (tesedia 60 kavling, lokasi sekitar 1,5 km dari kantor bupati)
  3. Taman Pesona : Rp. 130.000.000,- (tersedia 2 kavling, ditengah pemukiman, lokasi sekitar 1 km dari kantor bupati )
  4. Taman Eksekutif : Rp. 140.000.000,- (tersedia 10 kavling, lokasi sekitar 0,6 km dari kantor bupati)
  5. Taman Firdaus : Rp. 150.000.000,- (Tersedia 12 Kavling, lokasi sekitar 0,6 km dari kantor bupati)
Luas kavling sama 200 meter persegi, perbedaan lokasi

Vasilitas
  1. Jalan masuk lebar
  2. Satu buah pondok
  3. Pagar kawat keliling
  4. 100 batang pohon tin
  5. Termasuk biaya perawatan setahun
  6. 5 batang pohon bidara dan apel india/mutsa
  7. Termasuk biaya pengurusan sertifikat sampai balik nama ke pembeli, pajak ditanggung pembeli.
  8. Bila menginginkan dibangun rumah dan taman buah tin bisa bisa dibangunkan dengan biaya tambahan ditanggung pembeli
Berminat memesan bayar boking fee Rp. 1.000.000,-
Informasi : Supriyadi Hp/WA 0852 7257 2011