SEKEDAR TADZKIRAH BAGI PERINDU SORGA
Dalam berbisnis atau
berdagang, setiap Muslim mesti memperhatikan beberapa hal berikut:
1. Mencari rezeki yang halal hukumnya adalah wajib. Karena, setetes
saja harta yang haram masuk ke dalam rongga perut, maka kesengsaraan
akhiratlah yang akan menyambut.
2. Setiap muslim yang akan
terjun ke dunia bisnis, wajib memiliki ilmu dalam berbisnis secara
syar’i. T...idak asal bisa jual beli saja dan cepat kaya.
Umar bin Khattab merazia ke pasar-pasar orang yg tidak faqih dalam
berjual beli, lalu memukulnya dengan tongkat dan berkata: “Tidak boleh
berbisnis di pasar kita ini kecuali orang yang Faqih. Kalau tidak, dia
akan memakan riba, suka atau tidak suka.” (lihat Fiqh sunnah bab Bai’)
3. Jual beli yang sah dan halal adalah jual beli yang memenuhi
semua rukun dan syarat-syarat jual beli. Bila rukun dan syarat terpenuhi
dengan sempurna, maka halallah jual beli tersebut. Jika kurang salah
satunya, maka jual beli tidak sah dan menjadi haram.
4. Rukun
jual beli adalah: adanya penjual dan pembeli yang jelas, ijab dan Kabul
yang sesuai dengan standar syar’I untuk hal-hal yg besar dan berharga,
dan sesuai standar kebiasaan/adat untuk jual beli yg remeh temeh
(kecil-kecil)
5. Jual beli sah apabila barang yang diperjual
belikan memenuhi syarat-syarat:
a. Barangnya suci, karena najis
haram diperjual belikan, seperti babi, anjing, bangkai dll.
b.
Bermanfaat, maka tidak boleh memperjual belikan sesuatu yg tdk
bermanfaat, seperti: kecoa, ular, tikus dll
c. Barang tersebut
betul-betul milik penuh sipenjual, atau telah diizinkan utk dijual oleh
pemiliknya kepada yg diwakilkannya. Tidak boleh menjual barang yg belum
menjadi milik sendiri.
d. Barang tsb dapat diserah terimakan
secara syar’I dan secara konkrit. Maka tidak sah menjual ikan di laut,
burung di udara atau janin di perut, dll.
e. Barang dan harga
jelas. Barang yang jelas artinya bisa dilihat dan diraba, jelas ukuran,
takaran, berat dll. Tidak sah kalau hanya dengan gambar atau photo saja,
padahal barang itu yg termasuk jenis berukuran, atau berat, atau
takaran. Harga yang jelas bisa dgn standar emas, perak atau mata uang.
Oleh karena itu, jual beri barang yg tidak ada di majelis jual beli,
atau sulit melihat dan membuktikan kebenaran ukuran dan takarannya, maka
jual belinya tidak sah.
f. Barang tersebut telah dipegang atau
dalam genggaman si pembeli. Maka tidak boleh menjual barang yang sudah
kita beli, tetapi barang tersebut masih dalam gudang sipenjual pertama.
6. Terbebas dari riba (haram) dan syubuhat.
a. Adapun
yang HARAM, adanya keuntungan yang tetap dari modal (persentase dari
modal), maka itu jelas-jelas riba dan haram hukumnya. Sedangkan bagi
hasil yang ditetapkan dari keuntungan (persentase dari keuntungan) tidak
lah riba, dan nominalnya pasti berubah-ubah (tidak tetap). Juga masuk
dalam kriteria HARAM adalah keuntungan yang sangat fantastis, spt :
bisnis memberikan keuntungan 5 atau 10% sebulan. Berarti 60 atau 120%
setahun. Tidak akan ada bisnis yang mampu memberikan untung sebesar itu
kecuali judi atau money game.
b. Adapun yang syubuhat, banyak
sekali contoh-contohnya:
i. Antara jual beli dan investasi.
Kalau jual beli, barang harus jelas-jelas ada dan tergenggam. Realitanya
barangnya gak dipegang dg tangan. Klu investasi, tentunya yg islamy
adalah bagi hasil. Pastilah keuntungannya tdk tetap. Realitanya
keuntungannya tetap. Ini sangat syubuhat.
ii. Mendapatkan bonus
atau keuntungan dari kaki (downline) ke 3, ke 4 dan seterusnya. Apa
landasan syar’inya seseorang masih terus saja dapat keuntungan dalam
transaksi orang lain yang dia tidaklah pihak yg bertransaksi. Ini juga
sangat syubuhat.
iii. Lihat dan ketahuilah dengan baik, dengan
siapa berbisnis? Siapa pemilik utama perusahaan? Bila pemilik utamanya
tidak jelas, atau non muslim, atau muslim pandosa, tentunya berbisnis
dgn mereka artinya memperkuat musuh-musuh Islam.
Bagi yang
ingin meraih sorga Allah, jangankan yang HARAM, yang syubuhatpun tidak
akan dia tempuh. Karena Rasulullah saw sudah menegaskan,”Barang siapa
yang jatuh ke dalam syubuhat, maka dia telah jatuh ke dalam yang haram…”
(HR Bukhari dan Muslim dari Nukman bin Basyir).
Janganlah ikut
dalam MLM apapun, bila MLM itu belum mendapatkan label halal pada
SISTEM dan pada PRODUK sekaligus, dari MUI pusat atau DEWAN SYARIAH
NASIONAL. Bukan sekedar halal pada produk saja, dan bukan sekedar halal
dari MUI kota dan kabupaten saja.
Wallahu A’laa wa A’lam
bishshawab.
pencerahan dari ust. H. Irsyad
Syafar, Lc, M.Ed, pimpinan Perguruanislam
Arrisalah.
Tampilkan postingan dengan label Taujih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taujih. Tampilkan semua postingan
Bidadari-Bidadari Surga yang Disegerakan
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda: “Selalu wasiatkan kebaikan kepada para wanita. Karena mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan bagian yang paling bengkok dari jalinan tulang rusuk ialah tulang rusuk bagian atas. Jika kalian paksa diri untuk meluruskannya, ia akan patah. Tetapi jika kalian mendiamkannya, ia akan tetap bengkok. Karena itu, wasiatkanlah kebaikan kepada para wanita.” (HR. Al-Bukhari)
Pilihan Allah Yang Terbaik Untuk Kita
Tidak mungkin kita bahagia terus didunia ini karena dunia bukan surga
Tidak mungkin kita sengsara terus didunia ini karena dunia bukan neraka
Setelah kesulitan pasti ada kemudahan
Setelah kesengsaraan pasti datang kebahagiaan
Setelah kegagalan pasti ada keberhasilan
Tiada yang tidak mungkin bagi orang beriman
Bila Allah berkehendak niscaya mudah bagi Allah
Allah berkuasa
dengan apa yang ada dilangit dan dibumi
Allah menutupkan
siang ke malam
Allah mematikan yang
hidup dan menghidupkan yang mati
Allah mengatur
pergerakan galaksi-galaksi, bintang-bintang, dan planet-planet
Mudah bagi Allah untuk
merubah hidup kita
Keyakinan (keimanan)
kita kepada Allah akan selalu membuat kita optimis
Membuat kita selalu
punya harapan, selalu berpikir positif
Ketika pilihan usaha, atau pilihan lain kita gagal
Atau pilihan kita sudah punya pilihan
Atau pilihan kita adalah pilihan orang lain juga
Atau pilihan terbaik kita sudah jadi milik orang lain
Walau hati kita
panas membara bak kompor meleduk
Segera siram dengan
air harapan, kesejukan janji dari Allah
Walau hati hancur
berkeping-keping seperti kaca ketendang kucing lagi akting
Kita harus tetap
tenang, tetap sabar
Kita harus yakin
Allah punya pilihan terbaik untuk kita
Baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah
Yang buruk bagi kita belum tentu Buruk menurut Allah
Baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah
Yang buruk bagi kita belum tentu Buruk menurut Allah
Ketenangan dan
kesabaran kita adalah pahala bagi kita
Bila pilihan kita adalah nuri mungkin Allah memilih merak untuk kita
Bila pilihan kita kakap mungkin Allah menyiapkan lumba-lumba untuk kita
Selalu ada harapan, tiada yang tidak mungkin bila Allah berkehendak
Tidak ada kata putus asa bagi orang beriman
Bila tidak kita dapat di dunia Allah akan berikan di akhirat
Tugas kita hanya
berusaha
Menyempurnakan ikhtiyar
kita
Selalu bekerja
keras, cerdas dan ikhlas
Hasil Allah yang
menentukan
Allah akan melihat
kerja kita, keseriusan kita, dan keikhlasan kita
Kegagalan adalah hal biasa
Bangkit dari kegagalan, Bekerja lebih keras, lebih cerdas dan lebih
ikhlas
Itulah yang membuat kita menjadi luar biasa
Semoga Allah memberi kita kekuatan, kesabaran dan keteguhan iman
Untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya bekal
Untuk pulang ke kampung akhirat
oleh : supriyadi
Kisah Gadis Kecil Yang Shalihah
Oleh: Ummu Mariah Iman Zuhair
Berkatalah ibu gadis kecil tersebut:
Saat aku mengandung putriku, Afnan, ayahku melihat sebuah mimpi di dalam tidurnya. Ia melihat banyak burung pipit yang terbang di angkasa. Di antara burung-burung tersebut terdapat seekor merpati putih yang sangat cantik, terbang jauh meninggi ke langit. Maka aku bertanya kepada ayah tentang tafsir dari mimpi tersebut. Maka ia mengabarkan kepadaku bahwa burung-burung pipit tersebut adalah anak-anakku, dan sesungguhnya aku akan melahirkan seorang gadis yang bertakwa. Ia tidak menyempurnakan tafsirnya, sementara akupun tidak meminta tafsir tentang takwil mimpi tersebut.
Saat aku mengandung putriku, Afnan, ayahku melihat sebuah mimpi di dalam tidurnya. Ia melihat banyak burung pipit yang terbang di angkasa. Di antara burung-burung tersebut terdapat seekor merpati putih yang sangat cantik, terbang jauh meninggi ke langit. Maka aku bertanya kepada ayah tentang tafsir dari mimpi tersebut. Maka ia mengabarkan kepadaku bahwa burung-burung pipit tersebut adalah anak-anakku, dan sesungguhnya aku akan melahirkan seorang gadis yang bertakwa. Ia tidak menyempurnakan tafsirnya, sementara akupun tidak meminta tafsir tentang takwil mimpi tersebut.
Ardiansyah, S.Hut Pemimpin Sederhana Dari Kalimantan Selatan
di Kandangan, Kab. HSS. Kalimantan Selatan, Indonesia. Ardiansyah atau lebih lengkapnya H. Ardiansyah, S.Hut dikenal orang yang sangat ramah, mudah tersenyum, selalu menjabat tangan orang yang ditemui dengan santun dan berbaur dengan masyarakat tanpa canggung.
Wakil Bupati Kab. HSS 2008-2013 ini sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kab. HSS, ketika menjadi Ketua DPRD dan juga Wakil Bupati, beliau tidak menempati Rumah Dinas dan memilih untuk tetap tinggal di rumah pribadi beliau yang sangat sederhana.
Rumah yang mungkin orang tidak akan menyangka kalau disanalah seorang Wakil Bupati tinggal. Banyak orang yang berkomentar baik yang negative maupun yang positif, menanyakan kenapa beliau tidak tinggal di rumah dinas, beliau pernah menjawab yang intinya beliau merasa lebih nyaman dan tentram ketika tinggal di rumah pribadi, dan juga menurut beliau kalau sudah menempati rumah dinas dan merasakan segala fasilitasnya maka suatu saat nanti akan sulit melepaskannya.
Rumah pribadi ini berada di tepi jalan trans Kalimantan, Jl A. Yani di Desa Gambah Luar, Kecamatan Kandangan, Rumah yang sangat sederhana, di ruang tamu hanya ada hamparan tikar dan biasanya ada air mineral untuk tamu, tidak ada kursi ataupun meja tamu. Di rumah inilah belaiu bersama istri dan 4 anak beliau tinggal, melaksanakan amanah rakyat yang sekaligus amanah Tuhan. Kadang memang rada sulit untuk dipahami, tapi mungkin dengan ungkapan Baiti Jannati (Rumahku Surgaku), semuanya bisa terjawab.
Wakil Bupati ini juga dalam kehidupan kesehariannya lebih banyak menggunakan
sepeda motor pribadinya daripada mobil dinasnya. Bahkan ketika acara penetapan hasil Pemilukada di Pendopo Kabupaten yang menetapkan beliau dan pasangan sebagai pemenang, beliau datang dengan sepeda motor. Dalam menggunakan mobil dinaspun, beliau lebih sering menggunakan mobil dinas yang paling sederhana yaitu Kijang Krista (DA 221 D) daripada mobil dinas beliau yang lain yang lebih baru Suzuki Grand Vitara (DA 5 D). Sehingga DA 5 D lebih sering terparkir di rumah dinas.
H. Ardiansyah, S.Hut merupakan pemimpin yang sangat peduli, dalam banyak kesempatan beliau langsung turun ke daerah bencana, baik banjir, kebakaran, angin puting beliung dll. Beliau juga sering datang berta’ziah ke rumah masyarakat yang ada keluarganya meninggal. Pernah ada banjir di salah satu daerah di Kota Kandangan, yaitu di Pulau Nagara, beliau tak segan-segan langsung terjun berbasah kuyup untuk melihat langsung keadaan warga sekaligus mendata kebutuhan bantuan yang diperlukan serta mengantar bantuan awal bagi warga.
Beliau juga dikenal sangat dekat dengan para alim’ulama, selain diri beliau yang juga sangat religius
orangnya dan mencintai para ulama sehingga sangat sering beliau silaturrahmi dan minta nasehat dari para ulama.
Kesederhanaan beliau pun tampak dalam kehidupan sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan tingkah laku. Penulis menyimpulkan ada satu sifat beliau yang cukup menonjol ketika beliau mengambil keputusan atau langkah, yaitu sifat wara’. Para ulama mendifinisakan dengan meninggalkan apa-apa yang membahayakan, hal itu terwujud dengan meninggalkan segala sesuatu yang hukumnya belum jelas dan belum jelas pula hakekatnya (Syubhat), sifat wara mungkin akan lebih bisa dimengerti denan kata kehati-hatian.
Wallahu’alam bish Shawab, Semoga tulisan ini memberikan ide, inspirasi dan selalu memberikan harapan akan perbaikan.
sumber http://avivsyuhada.wordpress.com/2011/11/23/pemimpin-sederhana-dari-iran-dan-kandangan/
Baju Khalifah Umar Bin Abdul Aziz
Suatu hari Khalifah Umar Abdul Aziz
berpidato di hadapan kaum muslimin. Sebagaimana biasa, pidato beliau sangat
menarik dan memikat para pendengar. Akan tetapi pada kali ini, selain daripada
kandungan pidatonya, gerak-geri Khalifah pula turut menjadi perhatian.
Khalifah sering memegang dan
mengibas-ngibaskan bajunya ketika berpidato, sesekali sebelah kanan dan
sesekali di sebelah kiri. Dengan demikian orang ramai menyadari bahwa gerakan
tangan Khalifah tidak ada kena mengena dengan kandungan pidato. Setelah Khalifah
turun daripada tempat berpidato, mereka bertanya sesama sendiri dan akhirnya
diketahui rahasianya. Dikatakan bahawa baju yang dipakai Khalifah baru saja
dibasuh dan belum kering. Kerana ketiadaan baju lagi, maka baju itu dipakainya
juga. Oleh itu beliau selalu mengerak-gerakkan bajunya ketika berpidato agar
cepat kering.
Ketika Khalifah
Umar sakit, pakaian yang dipakainya telah kotor. Muslimah Abdul Aziz kakak Fatimah
Abul Malik datang menemui adiknya dan melihat Khalifah yang sedang sakit.
“Fatimah, basuhlah pakaian Khalifah itu. Sekejap lagi orang ramai akan masuk
menemuinya”, tegur Muslimah. “Demi Allah, beliau tidak punya pakaian lagi
kecuali yang dipakai itu,” jawab Fatimah Seorang perempuan Mesir telah datang
ke Damsyik kerana ingin bertemu dengan Amirul Mukminin Khalifah Umar Abdul
Aziz. Dia bertanya-tanya di mana istana Khalifah? Dan orang ramai
menunjukkannya. Sampai saja di rumah yang dimaksudkan, perempuan Mesir itu
bertemu dengan seorang perempuan yang memakai pakaian yang sudah lusuh dan
buruk dan seorang lelaki sedang bergelimang dengan tanah kerana memperbaiki
rumahnya. Tamu tadi terkejut luar biasa.
Kerena mana ada seorang permaisuri
raja yang berkuasa memakai baju buruk seperti itu. Dia merasa takut dan kagum.
Akan tetapi Fatimah pandai melayan, sehingga tetamu itu berasa suka dan tenang
hatinya.
Ummu Umarah: Kisah Prajurit Muslimah yang Gagah Berani
Bukit Uhud, 7 Syawal 3 H/ 22 Maret 625 M. Sekitar 700 pasukan tentara Muslim yang dipimpin Rasulullah SAW bertempur melawan 3.000 tentara kafir di bawah komando Abu Sufyan. Kemenangan yang hampir diraih umat Islam, berubah menjadi kekalahan, setelah pasukan Muslim mengabaikan perintah Rasulullah SAW.
Pasukan kafir pun memukul balik serangan tentara Muslim. Mereka berniat untuk membunuh Rasulullah SAW. Melihat pasukan Muslim yang terjepit, seorang prajurit Muslimah bernama Ummu Umarah atau Nasibah binti Ka'ab al-Anshariyah justru tampil mengangkat pedang. Dengan penuh keberanian, Ummu Umarah menghadang laju tentara kafir yang berniat membunuh Nabi Muhammad SAW.
Pasukan kafir pun memukul balik serangan tentara Muslim. Mereka berniat untuk membunuh Rasulullah SAW. Melihat pasukan Muslim yang terjepit, seorang prajurit Muslimah bernama Ummu Umarah atau Nasibah binti Ka'ab al-Anshariyah justru tampil mengangkat pedang. Dengan penuh keberanian, Ummu Umarah menghadang laju tentara kafir yang berniat membunuh Nabi Muhammad SAW.
Amalan Pelancar Rezeki
Oleh: H Imam Nur Suharno SPd MPdI
Setiap orang pasti mendambakan rezeki yang halal, baik, berkah, dan melimpah. Tentu, dengan rezeki tersebut seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan untuk mendapatkannya, selain dengan bekerja keras secara ikhlas, tuntas dan cerdas, seseorang harus mengetahui amalan-amalan apa saja yang dapat memperlancar turunnya rezeki.
Di antara amalan-amalan tersebut adalah, pertama, memperbanyak istighfar dan bertaubat. “Maka Aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS Nuh [71]: 10-12).
Setiap orang pasti mendambakan rezeki yang halal, baik, berkah, dan melimpah. Tentu, dengan rezeki tersebut seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan untuk mendapatkannya, selain dengan bekerja keras secara ikhlas, tuntas dan cerdas, seseorang harus mengetahui amalan-amalan apa saja yang dapat memperlancar turunnya rezeki.
Di antara amalan-amalan tersebut adalah, pertama, memperbanyak istighfar dan bertaubat. “Maka Aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS Nuh [71]: 10-12).
Kasih Sayang Rasulullah Saw Kepada Istrinya
Orang yang mempelajari sejarah hidup Rasulullah saw. maka ia akan menemukan bahwa Rasulullah saw. adalah orang yang sangat memperhatikan isterinya, menjaganya, dan memberikan cinta kepadanya.
Banyak sekali contoh tentang hal tersebut, Rasulullah saw. adalah orang yang pertama menghiburnya ketika isterinya bersedih, menghapus air matanya, mengetahui perasaannya, tidak memojokkannya dengan kata-kata yang tidak enak di dengar, beliau saw. mendengarkan pengaduannya, meringankan kesedihannya, bertamasya dan berlomba dengannya, mempertimbangkan usulannya, menghormati pribadinya tidak merendahkannya ketika terjadi musibah atau masalah, bahkan beliau saw. memberitahukan cintanya kepadanya dan bahagia dengan cinta tersebut, berikut adalah beberapa contoh kasih sayang Rasulullah saw. terhadap isteri-isterinya:
Mengapa Rasulullah dirindukan dan dicintai?
Oleh: Jalaluddin Rakhmat
Rasulullah itu adalah orang yang sangat dicintai oleh para sahabatnya, umumnya para sahabat mencintai Rasulullah Saw, walau ada sebagian sahabat yang diam-diam membenci Rasulullah. Tetapi mayoritas sahabat itu sangat mencintai Rasulullah Saw.
Pernah suatu malam Rasulullah mendengar suara beberapa orang di luar kamarnya, Rasulullah menegur: “Kenapa kalian berkumpul di sini?” lalu mereka menjawab: “Ya Rasulullah, kami tidak bisa tidur khawatir ketika kami tidur nanti, orang-orang kafir datang dan membunuhmu.” Mereka sukarela menjadi satpam Rasulullah Saw, datang sendiri, tidak dibayar. Tetapi Rasulullah Saw mengatakan, “Tidak, Allah melindungi aku, pulanglah kamu ke tempat kamu masing-masing.”
Pernikahan Rosululloh Shalallahu ‘alaihi wa sallam
Lima tahun berselang dari hilful fudhul tepatnya ketika beliau berusia 25 tahun beliau menikahi Khodijah bintu Khuwailid seorang janda terhormat, mulia dan kaya raya. Khodijah sebelum menikah dengan Rosululloh pernah menikah dengan dua orang. Pertama dengan ‘Atieq bin ‘Aa’idz Al Makhzumi dan melahirkan seorang putri setelah itu ia menikah dengan Abu Haalah Hindun bin Al Nabaasy Al Tamiemi dan melahirkan seorang putra, lalu Abu Haalah meninggal di masa jahiliah. Pernikahan beliau dengan Khodijah merupakan perkara yang pasti dan disepakati kaum muslimin dengan dasar pernyataan ‘Aisyah:Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak menikahi wanita lain atas Khodijah sampai khodijah wafat. (HR Muslim)
Mahmud bin Sabaktekin, Pengibar Panji Tauhid di India
Penulis: Sufyan Baswedan, Lc (Mahasiswa Fak. Hadits UIM)
Ikhwati Fillah, tahukah Antum bahwa Afghanistan adalah bumi Islam yang kaya akan orang-orang besar? Tak hanya para ulama yang dilahirkan di sana, namun sejak dahulu hingga kini, Afghanistan merupakan sarang pejuang militan. Salah satu dari sekian pejuang tersebut adalah Sultan Mahmud bin Sabaktekin Al Ghaznawi yang lahir di Ghaznah, kota di sebelah selatan Kabul.
Beliau termasuk penakluk hebat yang pasukan berkudanya berhasil mencapai India, dan menegakkan panji-panji Islam di sana. Konon luas wilayah yang berhasil ditundukkannya setara dengan jumlah seluruh penaklukkan yang terjadi di masa Amirul Mukminin Umar bin Khatthab.
Keteladanan Umar Bin Abdul Azis
Oleh Khofifah Indar Parawansa
Khalifah Umar bin Abdul Aziz dikenal sebagai pemimpin yang paling disenangi rakyatnya. Banyak ahli sejarah menjulukinya dengan Khulafaur Rasyidin kelima. Saat menjadi khalifah, Umar pernah mengambil paksa harta yang dimanfaatkan keluarga khalifah karena melakukan abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) dan menyerahkannya ke baitulmal.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz dikenal sebagai pemimpin yang paling disenangi rakyatnya. Banyak ahli sejarah menjulukinya dengan Khulafaur Rasyidin kelima. Saat menjadi khalifah, Umar pernah mengambil paksa harta yang dimanfaatkan keluarga khalifah karena melakukan abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan) dan menyerahkannya ke baitulmal.
Keberanian dan Ketabahan Rasulullah
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempunyai keberanian yang mengagumkan dan tiada tandingannya dalam membela agama dan menegakkan kalimatullah Ta'ala. Beliau mempergunakan nikmat-nikmat Allah Ta'ala yang dicurahkan atas beliau pada tempat yang semestinya. 'Aisyah radhiyallahu 'anha telah mengungkapkan hal itu dalam sebuah hadits:
Umar bin Abdul Aziz, Sang Teladan (2)
3. Kedudukannya dalam ilmu.
Para ahli yang menulis biografi Umar bin Abdul Aziz sepakat bahwa beliau termasuk salah satu Imam (panutan dalam ilmu pengetahuan) di zamannya, sebagaimana ditegaskan Malik dan Sufyan bin Uyainah[1]. Di samping itu beliau juga digelari al-'Allamah (yang luas ilmunya), al-Mujtahid (ahli Ijtihad[2]) dan al-Hafidz (panutan dalam ilmu hadits)[3].
Umar bin Abdul Aziz, sang teladan
Penulis: Ridho Abdillah, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UIM
Di tengah keheningan malam, di bawah atap rumah yang tidak seberapa bagusnya, sayup-sayup terdengar suara seorang perempuan penjual susu kepada anak gadisnya, "Campurlah susu ini dengan air!", katanya. Serta merta sang anak pun menolak seraya bertanya: "Apakah ibu tidak takut kalau hal ini diketahui khalifahUmar bin Khattab? "Umar tidak akan tahu", jawab ibunya spontan. Dengan penuh keyakinan gadis itu pun menimpali, "Kalau pun Umar memang tidak mengetahuinya, apakah berarti Tuhan yang menciptakan Umar juga tidak mengetahuinya?”. Sang ibu pun terperanjat lalu terdiam seribu bahasa.
Prolog
Di tengah keheningan malam, di bawah atap rumah yang tidak seberapa bagusnya, sayup-sayup terdengar suara seorang perempuan penjual susu kepada anak gadisnya, "Campurlah susu ini dengan air!", katanya. Serta merta sang anak pun menolak seraya bertanya: "Apakah ibu tidak takut kalau hal ini diketahui khalifahUmar bin Khattab? "Umar tidak akan tahu", jawab ibunya spontan. Dengan penuh keyakinan gadis itu pun menimpali, "Kalau pun Umar memang tidak mengetahuinya, apakah berarti Tuhan yang menciptakan Umar juga tidak mengetahuinya?”. Sang ibu pun terperanjat lalu terdiam seribu bahasa.Kisah Umar dan Anaknya
Umar bin Khattab (581-644) adalah khalifah yang telah membentangkan pengaruh Islam di sejumlah wilayah yang berada di luar Arab Saudi. Di masanya, Mesopotamia, sebagian Persia, Mesir, Palestina, Suriah, Afrika Utara, dan Armenia, jatuh ke dalam kekuasaan Islam.
Kekuatan sebagai pemimpin sangat luar biasa, hadir berkat tempaan sang pemimpin agung, Muhammad Rasulullah SAW. Namun, di balik kesuksesannnya sebagai pemimpin negara, Umar tetaplah seorang pribadi yang sangat sederhana.
Kekuatan sebagai pemimpin sangat luar biasa, hadir berkat tempaan sang pemimpin agung, Muhammad Rasulullah SAW. Namun, di balik kesuksesannnya sebagai pemimpin negara, Umar tetaplah seorang pribadi yang sangat sederhana.
Kisah Sabar yang Mengagumkan
Prof. Dr. Khalid al-Jubair penasehat spesialis bedah jantung dan urat nadi di rumah sakit al-Malik Khalid di Riyadh mengisahkan sebuah kisah pada sebuah seminar dengan tajuk Asbab Mansiah (Sebab-Sebab Yang Terlupakan). Mari sejenak kita merenung bersama, karena dalam kisah tersebut ada nasihat dan pelajaran yang sangat berharga bagi kita.
Sang dokter berkata:
Prof. Dr. Khalid al-Jubair penasehat spesialis bedah jantung dan urat nadi di rumah sakit al-Malik Khalid di Riyadh mengisahkan sebuah kisah pada sebuah seminar dengan tajuk Asbab Mansiah (Sebab-Sebab Yang Terlupakan). Mari sejenak kita merenung bersama, karena dalam kisah tersebut ada nasihat dan pelajaran yang sangat berharga bagi kita.
Sang dokter berkata:
Mengendalikan Amarah

¯`v´¯)♥☆ `•.¸.•``(´'`v´'`) ♥☆ ...♥♥...♥`•.¸.•'. ¸.•´¸.•* ♥`•.¸.¸¸. ♥♥.:!:.♥♥.:!:.♥♥.:!:.♥♥.:!: (¯`*•.¸♥☆ ♥♥ Bismillaahirrrahmaanirrahiim Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sahabat saudaraku fillah... Sebagian orang berpendapat bahwa amarah itu lebih baik dilepaskan. Tapi menurut beberapa ahli justru akan memicu perangsangan otak emosional sehingga jauh lebih marah dan bukan berkurang. Oleh karena itu lebih baik dikendalikan dan diredam. Mengendalikan emosi butuh ketenangan dan kebijaksanaan itulah sebabnya tidak semua orang bisa melakukannya. Rasulullah menyebutkan bahwa orang yang mampu mengendalikan amarah adalah orang yang kuat. " Bukanlah orang yang kuat yang menang bergulat, tapi orang yang kuat adalah yang bisa menahan dirinya ketika sedang marah. "( HR. Bukhari dan Muslim ). Duhai sahabat saudaraku fillah... Mengapa kita harus mengendalikan amarah? Karena amarah adalah kunci dari segala kejahatan dan bisa berkelanjutan menjadi tindak kejahatan lainnya. Marah adalah musuh keakraban. Ketika marah pada seseorang biasanya kita melupakan semua kebaikannya yang nampak adalah kejelekannya saja. Selain itu marah tidak baik untuk kesehatan. Menurut para ahli medis dan kejiwaan orang yang suka marah dan bermusuhan akan lebih mudah terkena serangan jantung dibandingkan mereka yang yang perangainya lebih tenang. Oleh karena itu kendalikan amarah. Berikut beberapa tips untuk mengendalikan/ meredam amarah. 1. Meminta perlindungan kepada Allah dengan berta'awudz. " Sesungguhnya aku akan mengajarkanmu satu kalimat yang jika engkau mengucapkannya, akan hilangkan amarah darinya, yakni jika ia berkata ' aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk'. " ( HR. Bukhari ) 2. Mengubah posisi badan " Jika salah seorang dari kamu marah sedangkan ia dalam keadaan berdiri, hendaklah ia duduk karena sesungguhnya amarah akan pergi. Jika tidak, hendaknya ia berbaring ." ( HR. Ahmad ). Cara ini untuk meredakan ketegangan akibat kemarahan. 3. Redam amarah dengan air. " Marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api padam oleh air. Jika seseorang marah, hendaknya ia berwudhu. " ( HR. Ahmad ). 4. Menahan diri untuk tidak berbicara Ketika sedang marah biasanya pembicaraan tidak terkendali. " Jika salah seorang di antaramu sedang marah, hendaklah ia diam( Rasulullah mengulanginya tiga kali) [ HR. Ahmad ] 5. Mengembangkan sikap pengertian dan pemaaf Tak ada manusia yang sempurna tanpa kesalahan oleh karena itu utamakan sikap pengertian dan pemaaf. Demikianlah sahabat saudaraku fillah.. Semoga catatan ini bermanfaat. (¯`*•.¸♥☆☆☆☆♥¸.•*´¯) ❀
Langganan:
Postingan (Atom)






